Senin, 18 Januari 2010

Puisi: Terasa Dingin

Puisi: Terasa Dingin
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Terasa hawa dingin mulai menyelimuti diriku
makin dingin dan terus mulai membeku
membekukan hati yang terasa dingin
dalam terpaan sang bayu yang meninggalkan diriku

Kedinginan terasa makin merajuk
membelai dan merindukan diriku
menggapai dan merangkul hatiku
membuatku semakin kedinginan

Dingin hati
dingin jiwa
dingin pandangan
hingga dingin dalam merindukan dirimu

mengapa aku harus dingin padamu
karena kau lah yang membuat diriku jadi dingin
tanpa tanya
tanpa jawab
kau terus berlalu dari pandanganku

kau telah merubah diriku yang dulu segar
yang dulu ceria dan lincah
setelah bertemu dengan mu
berubah menjadi makin pendiam dan dingin
tidak seperti dulu lagi...

Kau telah membuat dirku merindukanmu
membutuhkan mu untuk selamanya
namun ....
dirimu selalu menghindar dariku
yang selalu memanggil namamu dalam bisik lembutku

entah mengapa kau permainkan hati indah ini
padahal aku teramat serius untuk mendengar jawabanmu
suka ....atau ....tidak suka
pilih kata indah yang terbaik darimu
aku terima semuanya... meski terasa menyayat di hati

Cobalah untuk mengerti diri ini
diri yang selalu mengejar kerinduanmu
diri yang selalu ceria di depanmu
diri yang selalu mendengarkan semua ceritamu
apakah diri ini tak pantas untuk bersanding denganmu

Angin malam telah mengguyurku untuk terus melangkah
berjalan dan berlari lari kecil tanpa arah
mengejar bayang-bayang indahmu yang tak pasti
menggapai angan dan khayal yang tak bertepi

semuanya kupasrahkan pada dirimu
pada hati indahmu yang kudamba...

apa pun yang akan kau lakukan kepada ku....
aku menunggumu...di sini... di hati yang merindumu...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar