Sabtu, 30 Januari 2010

Puisi: Saat indah menyentuh hatiku

Puisi: Saat indah menyentuh hatiku
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Aku hanya berdiam diri saat kau menatapku lembut
aku hanya berdiam diri saat kau tersenyum padaku
aku hanya terdiam saat kau sebut namamu di hatiku
saat kau jabat erat tanganku yang terjulur kearahmu...

Saat yang indah telah menyentuh relung hatiku
saat kau buka diriku untuk menerima rasa indahmu
saat kau bimbing diriku untuk berani memandang sang Mentari pagi
saat kau beri daku rasa kepercayaan diri yang melambung

Entahlah ....
aku tak mengerti semua itu....jikalau kau tidak hadir di hatiku
aku tak tahu apa yang disebut dengan rasa rindu tanpa adanya dirimu
semuanya aku tak kan tahu...jikalau kau tidak tersenyum padaku

Kini ...rasa itu telah membuka rasa dinginnya hatiku yang membeku
yang lama tak pernah berpijar dan berpendar lagi
sejak sang waktu telah meninggalkan diriku ...
pergi entah kemana....aku tak tahu...

Keikhlasan dan kesabaranmu menanti hati indahku
telah mencairkan semua angan dan khayalku pada sang Rembulan malam
yang dulu tak pernah kusentuh dalam bayang mimpiku
yang tak kupedulikan dalam nuansa kesibukanku ...yang kaku dan lugas....

Kini...senyummu telah meluluhlantakkan rasa egoku
rasa yang selalu kupuja dan kudamba dalam diri ini
namun...kini ...semua itu telah kucampakkan
dan kugantikan dengan rasa indahnya senyummu yang manis
yang telah menggoda dan menyentuh relung hatiku yang terdalam

Buatlah daku merasa lebih hidup dengan dirimu
buatlah daku merasa memiliki lagi pegangan hidupku
yang dulu pernah pupus ...karena rasa egoku yang tinggi
yang kini tak lagi ku perhatikan ...dalam sudut mataku yang berbinar...

Biarlah sang awan terus menatap rindu padaku
biarlah sang bintang terus berkejap mata pada diriku
namun hatiku hanyalah untuk dirimu seorang...
yang kini hadir di relung hatiku yang terindah...

tak kan kubiarkan kau pergi meninggalkan diriku...
tak kan kubiarkan kau bersedih...
tak kan kubiarkan kau terluka...
kan ku buat dirimu merasa sejuk dan bahagia bersamaku

Dulu...
daku pernah luluh karena cinta...oleh sang waktu...

Kini...
daku bangkit dari rasa itu...karena cintamu padaku...
yang kan kurawat dan kupelihara ...selamanya...
hanya untukmu..., kasihku...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar