Sabtu, 16 Januari 2010

Puisi: Tak perlu kau sesali diri ini

Puisi:
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Tak perlu kau sesali diri ini
karena diriku tidak bisa menjadi bagian indah dari hidupmu
yang amat mempedulikan dirimu
yang amat memujamu hingga kini....

Kau telah memilih dirinya, sang Pelangi lain, untuk dirimu yang tercantik
meski kau katakan aku adalah sahabatmu yang terbaik
sahabat yang dapat mendengarkan isi hatimu yang terdalam
yang selalu mendampingi dirimu di kala suka dan duka
namun..., aku merasa...kau bukanlah sahabatku yang terbaik saja...bahkan lebih dari itu....

Entah mengapa dinding hati ini masih terisi penuh oleh namamu yang indah
entah mengapa aku tak dapat melupakan dirimu yang lembut dan ceria
dirimu lah yang membuat hidupku lebih bersemangat lagi
lebih hidup lagi .....
dalam mengarungi gelombang kehidupan yang tak pasti....

Hari-hari ku semakin terasa sepi dan hening
saat canda dan tawamu tiada lagi kudengarkan
saat kau tiada lagi tersenyum manis pada hati indahku untuk mu...
yang tersisa kini .....hanyalah sisa-sisa gaungnya saja yang masih kudengarkan ...
samar-samar....lirih dan ....nyaris tak terdengar....

Biarlah sang Pelangi tersenyum indah dengan sejuta warnanya
biarlah hati ini terasa hampa dan sepi ....sejak kau pergi dari diriku
biarlah semua ini terjadi dan berlalu begitu cepat... tanpa rasa itu lagi....
aku tak akan menyesalinya ....

Daku terkesan sekali pada dirimu ....
sejak pertama kali ku bertemu dengan dirimu ...
hingga kita pernah bersama...dulu...
sebagai sahabat terbaik ....
yang saling merindukan....
sahabat yang saling berbagi hati ....

Selamat berbahagia ...., Sahabat terbaikku....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar