Sabtu, 23 Januari 2010

Puisi: Tak mengapa dikau pergi

Puisi: Tak mengapa dikau pergi
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Tak mengapa dikau pergi jauh dari ku
menghindar dariku takkala ku coba merengkuh hatimu
berpaling saat ku coba menggapai rinduku
berlari saat ku dekati dirimu

Apakah aku tak berhak mencintai dirimu
apakah aku tak berhak untuk merindukan dirimu
apakah aku harus selalu sendiri dalam sepi
selalu hening ....menyelimuti kabut diri ini

Mengapa daku selalu kau jauhi
mengapa kau selalu berpaling dari ku yang mendambamu
apakah aku memang bukan untuk mu yang sendu
apakah aku memang ditakdirkan bukan untuk bunga Melati hatimu...

Memang diri ini jauh dari rasa indah di hatimu
memang diri ini terlalu jauh dari angan dan khayal pribadimu
terlalu jauh burung dari sangkarnya...yang indah
terlalu berani aku untuk meraih hatimu yang selembut sutera

Biarlah daku yang kan mundur dari langkah maju ku
biarlah daku berhenti untuk berjalan ke arahmu lagi
semua telah kusadari ....
bahwa aku tak mungkin dapat meraih bunga melati di hatimu
yang amat kurindu dan kuangankan selama ini...

Mengapa angin terus berbisik lirih untuk terus mengejarmu
mengapa sang mentari terus memberiku semangat dengan sinarnya yang hangat
mengapa sang rintik hujan terus membasahi relung hatiku untuk dirimu
tetapi mengapa daku tak beranjak jua untuk menggapai sang Purnama hatimu
karena daku...takut untuk menyentuh rasa terlukamu yang tersembunyi...

daku tak menyesal kalau kau tidak menjadi milik ku
daku tak kan kecewa jikalau dirimu menolak kerinduanku
karena daku mengerti ...siapa diri ini ...
yang tak kan dapat mendampingi dirimu ...selamanya...
meski aku mengejar dan memohonmu.... kau tak kan berpaling ke padaku....
meski sesaat jua...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar