Rabu, 27 Januari 2010

Puisi: Persahabatan yang terangkai

Puisi: Persahabatan yang terangkai
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Sahabat....
lihatlah di rerumputan yang mulai kering dan menguning itu
betapa usianya sudah lanjut dan kan tumbuh rumput baru yang lebih segar
menghijau terkena embun pagi yang turun menggapai sang bumi
demikian juga rasa indahku ini pada kasihku di seberang
yang setiap hari tumbuh dan berkembang mengkristal kerinduan ini padanya...

Sahabat....
bila kau mau memahami arti kerinduan ini
kau akan melihat betapa sang Merpati kan mencari sesuap pakan untuk keluarganya
agar anak-anaknya dapat tumbuh besar dan kuat
seperti diriku ini...yang mencari mekarnya bunga melati untuk semangatku yang terpancar

Sahabat....
bilakah kau kan tetap menemaniku di sini bersamaku
atau kau kan meninggalkanku dalam kesendirian....
itu adalah hakmu untuk memilih bersamaku atau meninggalkanku
meski aku tahu....kau tak akan pergi...karena kau adalah sahabatku yang terbaik

Sahabat...
lihatlah bunga mawar yang merah dan menawan itu
kuntum bunganya bermekaran dan saling berebut menampakkan diri
agar terlihat oleh sang kumbang yang terbang melintasinya
sehingga tersentuh hatinya untuk sejenak berkenalan dengan bunga mawar itu

Demikian pula dengan diriku
aku mengenalmu karena kau selalu memperhatikanku
mempedulikan diriku ...membuat diriku kembali bergetar saat memandangmu
meski kau tahu....aku dan dirimu sudah tak sendiri lagi...

Sahabat....
perjalanan kita ini terus terajut dengan indahnya
bergandengan tangan dengan sang waktu yang tersentuh
saat dimana kau menyapa diriku dengan canda tawamu atau rasa sedihmu
membuat hidupku terasa indah bersamamu....
meski kita tak mungkin bersatu....dalam keabadian...
namun ...ini tak menggoyahkan persahabatan kita yang terangkai dengan indah....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar