Minggu, 24 Januari 2010

Puisi: Semilirnya angin yang melambai bahagia

Puisi: Semilirnya angin yang melambai bahagia
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Tersipu aku menerima ucapan selamat ulang tahun darimu
bahagia dan juga bangga
karena kau adalah pujaan hatiku
yang selama ini kudamba
namun...aku tak berani mengungkapkannya....

Terharu aku menerima hadiah ulang tahun darimu
yang kau sajikan dalam sebuah kado mungil
yang terasa amat berharga di hari ultahku
yang saat ini bertambah satu tahun lagi usiaku ....

Kau menatapku dengan senyum ceria
seakan diri mu pun bahagia di hari ultahku ini
kau berdandan amat sederhana...
tanpa rasa keindahan ...namun itulah dirimu

Kau memang gadis yang ayu dan santun
tanpa berdandan pun...dirimu sudah cantik dan jelita
karena hatimu amat baik dan cantik untuk ukuran diriku...
hingga aku merasa ...bahwa dirimulah piiihan hidupku kelak

Saat kau jabat erat tanganku....yang bergetar
terasa ada yang indah di hati terdalamku
kau remas jemariku dengan lembut dan halus
aku pun ganti meremas jemarimu dengan mesra...kau tersenyum berbinar...

Kau nampak bahagia dengan hari ultahku ini
sehingga nampak kegugupan mu sewaktu aku berbincang padamu...
dalam bisik lembut sang Pelangi yang tertawan hatinya...

dirimu pun nampak gelisah dan sering mencuri - curi pandang padaku
menatapku ....saat aku berbincang dengan temanku yang lainnya....

Tenanglah ...sang Rembulan tetaplah rembulan di hatiku
jangan gelisah dan gundah...
daku tetap memilihmu sebagai pendamping hatiku
namun ...aku tak bisa mengungkapkannya sekarang...
saat kini ...aku merasa ... aku belum berani untuk mengutarakan nya padamu...

Mungkin esok lusa...aku kan membisikannya padamu ...
meski aku tak tahu...apakah dirimu pun juga begitu padaku...
kita susun bersama hati kita dengan irama yang indah
agar nada simponi kita harmonis terdengar di semilirnya angin yang melambai bahagia....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar