Minggu, 10 Januari 2010

Puisi: Kasih...

Puisi:
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Kasih....
genggam eratlah jemariku ini..yang terasa hangat dan sejuk...
jangan kau lepaskan genggaman ini ....meski ada yang menggodamu
yang memintamu untuk melepaskan daku pergi dari dirimu
yang selalu menjaga dan melindungimu.....

kasih....
tataplah diri ini dengan senyum ketulusanmu
akan kau temukan secercah sinar cinta sejati di mata hatiku
yang kesemuanya kuperuntukkan hanya buatmu ...seorang

kasih....
aku hanya berpesan kepadamu....
jangan tinggalkan daku sendiri dalam kesepian
dalam kedukaan yang membelenggu ku ....
dalam keheningan yang merajut ku....

Kasih....
kita arungi bersama lautan kehidupan ini ....
meski dengan sehelai layar tekad hati ini
namun tak kan menjadikan tergadaikan asa ini pada laut kehidupan yang bergelora
daku kan menjadi nakhodanya dan engkau adalah awak perahuku yang termanis....

kasih...
lihatlah di langit yang membiru...bagai warna laut cinta sejati kita...
kan kau temukan di balik awannya yang berkilau...
sang Pelangi yang sedang tersenyum indah pada kita...
memandang diri kita ini ...yang sedang dirundung kasmaran...penuh cinta...

Kasih....
hidup ini amatlah indah dan mempesona
seperti senyum indahmu hari ini ....
yang membuatku semakin sayang padamu
yang membuatku menjadi lebih hidup lagi...
lebih bersemangat ...dalam mengarungi hari indahku bersamamu...

kasih....
kau adalah belahan jiwaku yang terhormat....
kaulah Mutiara hatiku...
kau lah Permata jiwa ini
yang tak kan pupus hingga akhir waktu
selamanya...

kasih...
hanya kepada dirimulah ....
daku mencurahkan segala keluh kesah
dan segala kebanggaanku ...padamu...

Kasih....
dengarkanlah...curahan hatiku....
janganlah kau sia-siakan cinta sejatiku yang berkobar kepadamu....
yang selalu menyebut namamu di setiap lubuk relung hatiku yang terdalam...
yang selalu ingin dekat di pintu hatimu....

Kasih....
Biarkanlah lambaian nyiur kelapa di pantai memanggil lembut sang bayu
biarkanlah burung Pipiet yang cantik mencari makan di rerumputan yang menghijau
biarkanlah sang kelinci bermain petak umpet dengan sang kupu-kupu di kebun Anggrek
namun....jangan biarkan sinar lilin yang redup ini padam selamanya dari hatimu...

Kasih...
daku kan tetap berusaha untuk selalu disampingmu....
daku kan tetap menjagamu....
agar sinar lilin ini tetap menyala...meski redup....

Kasih...
raih dan genggamlah jemari hati ini...
agar daku selalu bisa memandang dirimu....
selalu bisa bersamamu ...selamanya...
hingga akhir masa....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar