Minggu, 24 Januari 2010

Puisi: Sepi dan Hening

Puisi: Sepi dan hening
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Malam semakin larut menutup keheningan membeku
serangga malam mulai mencari keasyikannya sendiri
burung hantu mulai menunjukkan senandung kicaunya
sepi mencekam mendinginkan hati yang tergores asa

Dewi Purnama menampakkan senyumnya yang mempesona
berwarna kuning jingga dalam kegelapan malam yang pekat
diterangi sang bintang yang berkelap kelip di angkasa
menebarkan mewangian sang melati yang tersentuh lirih

terdengar senandung tangis dari seorang gadis yang jelita
yang meratap ditinggalkan sang kekasih di perantaun
guna mencari nafkah bagi kelangsungan kerinduannya
yang tergolekkan dalam sepi dan lara

pelan dan perlahan...sang dewi malam kembali ke singgasananya
melepas lelah dalam buaian sang mimpi yang menyelimutinya
digantikan perlahan oleh sang Mentari yang bersinar ceria
dibantu oleh sang awan yang mulai membuka tabir keindahannya...

alam pun kembali bersorak kegirangan
menyambut sang embun pagi yang bergegas turun ke bumi
menyiram rerumputan yang mulai jinak-jinak merpati
dalam pembaringan yang melenakan tidurnya di padang ilalang....

Hati beku mulai mencair seiring gemuruhnya ombak di laut
yang bergulung menerpa sang batu karang yang kokoh
menanti datangnya sang putri duyung dari laut lepas
yang kan menyanyikan senandung rindu pada sang ikan lumba-lumba....

Sang mentari mulai beranjak perlahan dari tempatnya berpijar
berkeliling menjenguk sahabatnya sang bumi di belahan sang waktu
yang menyisir lengan sang Gatotkaca yang terbang melayang tinggi
memandang sang burung Elang yang mencari sang ikan mas di telaga sunyi

Pucuk Pinus mulai bersahabat dengan sang nyiur yang melambai
berjalan setapak dengan sang gunung dan lembah ngarai yang tertegun
menatap sang awan putih yang berarak bagai sebongkah kapas yang indah
melayang bersama semilirnya sang bayu yang keletihan karena berjalan jauh...
menjelajahi dunia maya yang terabaikan oleh sang waktu yang terus berlari kencang...

Alam merasakan kebahagiaan bersama sang Pelangi
yang terlelap dalam tidurnya
bermimpi dalam bayang indahmu
yang tak tergapaikan oleh rasa rindu yang bergejolak.... sepi...dan ..hening...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar