Rabu, 17 Februari 2010

Puisi: Tak kan mungkin

Puisi: Tak kan mungkin
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
Palangka Raya, 17 Pebruari 2010


Banyak bunga yang harum mewangi di taman ini ....
banyak dedauan yang segar menghijau di kebun ini....
banyak ranting yang lentik dan indah di halaman ini....
namun...hanya satu yang terbaik di hatiku... dirimu ...saja...

Angin terus berdesir lembut menerpa dedaunan yang berbisik lirih
memanggil sang bayu yang tertegun menatap sang bunga di sampingnya
yang terpana dalam buaian asmara yang membias diri
merajut tali kasih yang pernah ada di hati kecilnya yang terukir indah

Kenangan lama seakan menguak kembali ke hamparan rinduku yang membiru
yang mewarnai khasanah kelembutan dirimu yang pernah kurindu
meski angan ini hanyalah semacam fatamorgana yang berjalan ke arahmu
namun...tak kan pernah ku gapai dirimu dalam temaramnya sinar sayumu yang menggelisahkanku

aku tak mengerti...mengapa kau tak pernah pedulikan diriku lagi
meski ...aku tahu...kau memang tak peduli padaku
saat dulu...hingga kini...bahkan di masa mendatang....
mungkin...aku tak kan pernah meraih hati indahmu yang kudamba selalu....

Seadainya aku bisa terbang bersamamu ke awan putih yang indah itu
kan kusampaikan kabar gembira padamu...bahwa aku suka padamu...
namun...karena aku tak punya sayap ...maka aku tak berani membawamu terbang ke langit
dan aku pun juga tak berani mengungkap semua isi hatiku padamu.... yang memujamu....

Biarlah angan dan isi hatiku kan terpendam dalam-dalam di hati ku yang terjauh
di relung dinding jiwaku yang menepi dalam sayup bayang indahmu
yang kan kubuka jika daku dapat meraih hatimu
atau ...setidak-tidaknya...bila kau mau memberiku ....kesempatan untuk mencintaimu....

Mungkin...ini tak kan terjadi dalam jadwal hidupku
mungkin ...ini hanya kan jadi kenangan indahku saja...tentangmu
atau ...mungkin pula...suatu ketika...kau mengerti tentang isi hatiku...
namun...apakah mungkin... kau mau peduli padaku yang jauh darimu....

Ah...desah nafas beratku mulai terkulai lemah
aku tak kan mungkin menggapaimu ...tak kan mungkin...
karena kau adalah bayang indah bungaku yang tersampirkan dalam mimpi indahku
yang tak kan mungkin tersentuh oleh tarian penaku yang mengagumimu....selalu....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar