Sabtu, 13 Februari 2010

Puisi: Senja di Pantai

Puisi: Senja di Pantai
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
Palangka Raya, 13 Pebruari 2010


Senja di pantai yang berpasir putih ...
telah mengigatkan diriku pada mu ...puluhan tahun yang silam
saat kita pernah bersama....
saat kita saling merindu di masa remaja bersama....

Kau berlarian dan memanggil namaku berulang-ulang....
debur ombak tak menghiraukan bisik lembut panggilanmu
hingga kau menangis dan pasrah pada sang alam
yang menggapai mu bersama sang bayu yang bertiup sendu

Engkau ingin memberiku sekuntum bunga mawar dari hatimu
yang kau peruntukkan buatku ...seorang...
namun...bunga itu kini telah tiada...
kau telah dipersunting oleh sang kumbang yang rupawan....

Entah mengapa...saat itu ...aku tak menghiraukan dirimu
aku yang yang tak mengerti....aku yang bersalah padamu....
aku tak bisa membaca perasaan hatimu yang bergejolak padaku
perasaan ingin bersama diriku ...selamanya....

Kini...rasa itu kembali membuka lembaran lama di hadapanku
bersama debur ombak yang kemarin menggelisahkan ku
bersama sang Camar yang mengepakkan sayapnya lebar-lebar
mencari nada suaramu yang hilang tertelan sang waktu yang berpijar...

Dimanakah dirimu kini ...., kasih...
waktu itu ...kau terus berlari meninggalkanku dalam kesendirian
dalam keterpanaan yang mendalam
dalam kehampaan yang mengheningkan diri....
aku tak berdaya pada sang waktu yang terus memanggilku dalam diam...

Kini ...kusadari...aku lah yang telah membuatmu terluka
luka yang amat sangat...sehingga kau tak peduli lagi padaku
luka rasa rindu yang tergadaikan di dinding hatimu
yang tak kan dapat kuobati dalam perjalanan sang waktu....

Kini ...aku dalam kesendirian yang sepi
menanti sang bayu yang berlarian bersama sang Camar yang terbang ke angkasa
melepaskan rasa bangga dan kagumku yang pernah ada di diriku
yang kini ...tak kan dapat lagi kutemukan dalam relung jiwaku yang tersemaikan...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar