Minggu, 14 Februari 2010

Puisi: Merindumu

Puisi: Merindumu
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
Palangka Raya, 14 Pebruari 2010


Kala senja mulai temaram di relung langit yang jingga
terasa kesepian hati melanda diri yang tersendirikan
tergores oleh sinar mentari senja yang mulai redup
membuka cakrawala baru untuk sang rembulan malam...

Hati ini semakin terasa hening....sepi...
saat itulah kerindukan ku padamu mulai terbuka lebar....
merindukanmu adalah hobiku yang terbaru ....
yang dapat membuatku bertahan hidup hingga kini....

Rasa asa padamu telah membangkitkan angan dan khayalku
telah menerpa kembali sang bayu dari lelap tidurnya
telah menghentakkan degup jantungku yang dulu melemah
kini telah berlari kencang bersama sang bayu yang bertiup lirih

Perasaan merindu kepadamu semakin membuatku tercenung dalam hening
merindu yang tanpa asal dan tanpa kata tapi lagi...
merindu yang sesungguhnya ...yang ada di benak ku yang berkilau
yang jujur kukatakan kepadamu.... tanpa harus kututupi rasa ini lagi ....

Apakah merindu ku ini telah sampai ke hatimu yang tertutup bunga melati
apakah rasa rinduku ini tak kau hempaskan dalam keremangan malam...
apakah rasa rinduku ini ....hemmm....engkau terima dengan suka cita....
aku tak tahu.... yang kutahu...aku merindukanmu....titik.

Kuharap rasa rinduku ini sampai di alamat yang tepat
di hatimu yang kurindu
di taman bungamu yang indah mempesona
yang hanya kuperuntukkan buatmu seorang...dirimu...
hingga akhir waktu....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar