Sabtu, 06 Februari 2010

Puisi: Dalam angan yang menggapai

Puisi: Dalam angan yang menggapai
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
Palangka Raya, 06 Pebruari 2010


Kutulis kembali kenangan lama kita
dalam untaian kata yang menari-nari di kertas putih yang bersih
seputih kapas yang tergantung di pohon randu
yang berarak di awan yang melintas ceria

Kenangan lama yang tak kan pernah kembali lagi
meski dalam genggaman jemarimu yang lentik berkilau
yang kini hanya tinggal menunggu waktu dalam penantian
tanpa rasa sepi dan gundah lagi....
semuanya telah bersinar ....seterang sinar mentari pagi....

Cerita lama tak kan lagi menjenguk hari-hari indahku
saat bersama dirimu dan saat kau pergi dariku
semuanya telah tertata dengan apik dan rapi
bagaikan semburat mentari pagi yang menyinari awan yang putih nan bersih

Cinta ini tidak lagi terpekur pada kerinduan asa saja
bukan hanya menanti dirimu dalam kesepian yang mendera
namun....cinta ini merupakan cinta terakhirku dengan mu
yang tak kan pernah ada lagi cinta pada bunga Melati lainnya....

Cinta kita adalah cinta yang sejati
yang tak tergantikan oleh emas permata dunia
yang tak tergadaikan oleh jiwa dan raga kehidupan
cinta ini adalah cintaku yang setulus hati
yang tak kan pernah berubah hingga akhir waktu....

Apakah sang waktu telah mengetahui cinta kita ini
apakah sang rembulan kan tersenyum melihat kita di sini
hanya kabut temaram saja yang kan menemani kita di sini
dalam kerinduan yang menggelora di dada kita berdua....
dalam angan yang menggapai mimpi-mimpi indah kita.....
selamanya....hingga tak ada lagi rasa sang bayu yang melenakan kita...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar