Kamis, 11 Februari 2010

Puisi: Entah sampai kapan

Puisi: Entah sampai kapan
Oleh: Andin Adyaksantoro
andin adyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
Palangka Raya, 12 Pebruari 2010


Terasa kerinduan ini semakin menggejolak di dadaku
yang semakin lama kurasa semakin menggelora
ingin lepas terbang bebas dari angan dan khayalku
yang melambung tinggi untuk menggapai hatimu yang ada di seberang pulau

Daku berusaha memendam rasa rindu ini dalam-dalam
namun...kini...aku mungkin sudah tak kuat lagi untuk menutupinya
daku ...ingin bertemu dengan dirimu, kasih....
meski hanya seulas senyum yang kan menenangkan diriku ....yang merindu padamu

Semilir sang bayu makin menguatkan diriku untuk bertemu denganmu
meski ...hanya waktu sesaat saja yang kan ...kuterima
namun...itu akan membuatku semakin sayang padamu
semakin membuat hidupku menjadi lebih hidup lagi....

Namun...sang waktu ternyata masih menyimpan misteri
sang waktu masih belum menginginkan diriku berjumpa denganmu
seribu satu macam alasan bisik sang alam telah memupuskan nadi-nadi kerinduanku padamu
sang kapal tak kunjung jua menghampiri ke pelabuhan hatiku yang menantinya....

Entah sampai kapan kerinduan ini 'kan dapat kupertahankan dalam-dalam
entah sampai berapa lama lagi ...ku 'kan sabar menanti sang kapal berlayar kembali
karena air laut dan ombak di samudra ...masih bercanda dengan sang bayu yang tersipu
sehingga alam pun semakin tak dapat diharapkan untuk tersenyum damai sementara waktu...

Penantianku masih juga tersandarkan pada hati rinduku
yang harus kupendam erat-erat di relung hatiku
agar tidak terlepas bebas mengudara ...yang 'kan membuatku sakit
yang kan melukai hatiku....karena tak dapat bertemu dengan dirimu
meski sesaat....meski hanya sedetik saja....yang kan mengobati rasa rinduku padamu....

Entah sampai kapan...ku kan bisa berjumpa dengan dirimu....
hanya sang waktulah ....yang kan menjawabnya...., kasih...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar