Kamis, 11 Februari 2010

Puisi: Mentari pagi terasa hangat

Puisi: Mentari pagi terasa hangat
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelengipelangiku.blogspot.com/
Palangka Raya, 12 Pebruari 2010


Mentari pagi terasa hangat menyapaku dengan lembut
membisikkan kata kerinduan pada sang alam
menyentuh pori-pori kulitku yang menggigil kedinginan
setelah rintik hujan membelai semilirnya sang bayu semalam

Fotomu masih jua kutatap dengan mesra
senyum indahmu terus menggulir di lesung pipitmu
senyum yang membuatku jatuh cinta padamu
senyum yang kan kusimpan abadi di hatiku yang terdalam

Terasa sudah lama kita saling menyapa dalam kekaguman bersama
terasa sudah jenuh daku menunggu waktu yang bahagia
waktu yang 'kan membuat kita merasakan suka dan duka bersama
saat yang indah ....saat yang mendebarkan hati kita berdua....

******

Kini... waktu itu telah berlalu....
waktu yang mendebarkan rasa ini di hatiku padamu
rasa yang ternyata membuatku semakin merasakan kebahagiaan bersamamu
rasa yang terindah dalam hidupku....

Langkah hidup ini terus berputar kembali
kadang di atas ...., kadang di bawah...., bagai roda motor yang berjalan
kadang ada susah...., kadang pula kebahagiaan terpancar di wajah...
rasa letih dan gembira ...silih berganti menaungi langkah hidupku yang berjalan

Pagi ini....kurasakan sentuhan lembut jemari lentikmu membuyarkan lamunanku
bayang indahmu semakin kurasakan mengusap di pelupuk mataku
memancarkan senyum kebahagian saat kau menatapku lembut
rasa yang selalu kau rindukan ....yang selalu kau semaikan....bersamaku...selamanya...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar