Sabtu, 20 Februari 2010

Puisi: Pintu hatiku sudah tertutup

Puisi: Pintu hatiku sudah tertutup
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
Palangka Raya, 20 Pebruari 2010


Kudengarkan suara merdumu via hape
merajuk dan menggelisahkan tidurku
membuat daku termangu dan termenung
memikirkan dirimu yang jauh di sana

Entah...rasa apa yang ada padaku saat ini
rasa yang belum pernah ada di hati
rasa yang membuatku tak bisa terlena
rasa yang hendak memasuki pintu hati indahku

Rasa ini mencoba untuk masuk ke relung hatiku
namun...tak bisa membukanya...
karena...kuncinya sudah tak ada lagi...
sudah tertutup oleh nuansa kesendirianku yang tersipu

Aku pun tak kuasa membukanya
karena rasa ego ku sudah menutup semua sendi pintu hati
yang sudah berkarat dan tak kan mungkin terbuka lagi
meski kau memintaku untuk membukanya....

Maafkanlah daku ....
aku tak bisa membantumu untuk membukanya
biarlah ...pintu ini tertutup dalam-dalam
biarlah ....pintu ini jadi kenangan terindah buatku
yang tak kan mungkin ku buka kembali untuk mu....

Mungkin...
sudah tergores rasa hati ini ...
sudah terkunci rapat-rapat rasa dingin membeku ini
yang tak kan mungkin mencair dalam kehangatan sinar mentari pagi

Biarkanlah...
rasa ini hanya ada di sekitar hati terindahku saja...
tanpa perlu membuka pintu hatiku
bagiku ...ini sudah cukup untuk melenakan ku....
dan membuatku ...bahagia....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar