Selasa, 20 Oktober 2009

Penantian...

Oleh : Andin Adyaksantoro


aku hanya berharap...
kau segera datang kemari...
dan membantuku memulihkan jiwaku...
yang terguncang.. ..karena ilusiku....

namun....
kau tidak datang jua....
meski burung dan angin telah kucoba memanggilmu. ..
namun...hujan dan badai menghapuskan semua ini....

penantianku. ..telah sia-sia....
kau yang kuharap bisa menyembuhkan lukaku...
ternyata...hanyalah asa yang sia-sia...
jejak mu pun telah pupus oleh embun pagi yang menjelang... ..

kudengar lewat awan yang berdiri di atasku....
bahwa kau telah berdua dengan teman baikku...
yang tidak kuduga akan berbuat seperti itu...
namun...aku mengerti ...dengan keadaanku yang jauh di seberang...
yang tanpa kabar dan berita....

kini ...
sakitku makin parah.....
aku tak kuasa untuk menolak rasa sakitku...
yang terus menggerogotiku. ..hingga aku sulit mengenal waktu kini...
mungkin ...aku tak lama lagi... disini....

biarlah....waktu yang merenggutku. ..
dari impian dan penantianku yang sia-sia...
meski masih ada sebutir cinta di hatiku....
namun...tak kan dapat memanggilmu untuk menemuiku... .
meski ...sedetik.. .atau dua detik....
waktu yang kurasa amat panjang.....

aku khan tertidur lama....
namun...aku tak khan melupakan kenangan indah bersamamu ...
khan kujaga hati ini...dari deburan ombak asmaraku....
yang terus bergejolak hendak melepas pergi....

angin dan hujan terus bermain-main dalam pelupuk ku...
seakan-akan ingin mengucapkan selamat tinggal padaku...
yang tinggal tulang dan kulit....sebagai pembungkus kerinduan ini...
karena asa yang tak kesampaian.. .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar