Sabtu, 24 Oktober 2009

Kasih

Oleh : Andin Adyaksantoro

kasih...
mengapa hatiku selalu berdebar bila ingat dirimu...
bila ingat saat-saat kau disampingku...
yang selalu menemaniku di kala aku dalam keresahan jiwa...

kasih...
tadi kau menelponku...
mengingatkan akan hari ulang tahunmu yang telah kulupakan...
aku menyesal dan meminta maaf padamu, aku yang salah....
telah melupakanmu, meski sejenak...., aku yang salah....

kasih...
banyak waktu yang kucurahkan untuk pekerjaanku...
kadangkala aku tegang, kadangkala pula aku termenung...
memikirkan, betapa sulitnya untuk mengambil suatu keputusan yang final...

kasih...
bukan maksudku melupakan hari terindahmu....
bukan pula maksudku untuk melupakanmu....
namun, aku memang lalai, bahkan hari ini pun aku tak tahu, tanggal berapa...

kasih...
janganlah, soal hari kau dengungkan dalam mata sanubariku...
ini makin memperberat rasa indah pesonamu padaku...
yang dulu begitu berkilau bak berlian di padang pasir yang tandus...

kasih...
lupakanlah bintang kecil yang dapat meretakkan hubungan kita ini...
bagaimana pun, hari akan terus berulang dan terus menapak...
masih ada hari esok untuk kita gapai bersama, berdua..., hanya berdua...kau dan aku...
tersenyumlah kasih..., kau bidadariku..., kau pesona jiwaku...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar