Minggu, 25 Oktober 2009

Mutiaraku...

Oleh : Andin Adyaksantoro

Mutiaraku...
indah dan mempesona dalam kelembutan mata yang memandang...
putih dan memancarkan sinarnya yang kemilau...
memukau setiap orang untuk memilikimu....

Mutiaraku...
kau telah melukai hatiku...
telah kau putuskan harapanku untuk bersamamu...
menempuh lika likunya hidup yang tak berpangkal ini...

Mutiaraku...
bagaimana pun, kau telah memberikan yang terbaik untukku...
pandangan dan harapanmu ke depan amat memikat hatiku...
membuatku bersemangat untuk melalui onak duri yang ada di depanku...

Mutiaraku...
meski kau tidak bersamaku lagi...
aku kan tetap tegar menerobos terpaan badai yang menggoncang jiwaku...
dan akan kutundukan badai tersebut dalam genggaman tanganku yang mulai dingin...

Mutiaraku...
aku tidak akan menangisi perpisahan ini...
dan aku pun tidak akan menyesali pertemuan kita...
meski ada luka di hatiku yang terdalam, tanpa mu...

Mutiaraku...
tetaplah bersemi dalam hatiku...
meski diri ini merasa tak mampu untuk memilikimu seutuhnya...
namun, kehangatan dan semangatmu, mampu membuatku bergetar....
untuk selalu memandang Pelangi sebagai harapan yang terbesar dalam hidupku...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar