Sabtu, 28 November 2009

Puisi : Rerumputan menghijau

Puisi:
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

Rerumputan menghijau di tiup sang bayu semilir
menerpa wajah ayumu yang berbinar dalam kerinduanmu
riak gelombang rambutmu yang hitam legam
berkibar dan memancarkan sinar keanggunan yang semerbak
mewangi dedaunan kering melati yang terlepas dari pelukan mentari
menerpa senyum indahmu yang kian bergelora

tersibak keindahan hati yang tergurat dalam perjalanan waktu
melamunkan hari yang menjadi kenangan tercantik dan terindah
dalam membuka hari depanmu yang penuh tanda tanya
apakah ada angin kerinduan di hatimu yang terbersit?

Gumam seruku mengagetkan ranting yang berderit nyaring
menghujam lubuk sanubari dalam remangnya malam
melepas pergi sang dewi malam dalam gerak tarinya
membuka nuansa alam yang sunyi dan damai

Kau terpekur dalam keresahan jiwa
mendera dan meradang dalam kehampaan asa
yang tak kan pulih dalam sedetik langkah
menuju kesendirian yang membalut kabut hatimu

Mengapa harus memikirkan diriku
bila itu membuatmu terdiam kelu
menggapai rasa iba yang bergelut dalam angan
menjaring rupa dalam bentuk kata indahmu

keharmonisan dalam memori kerinduanmu
telah melepasmu dalam batas nuansa yang terlewatkan
berlari dan terus berlari kencang
melaju menuju ke cakrawala kalbuku

kau ketuk pintu hatiku dengan rasa kasihmu
agar dapat membuka pintu ketulusanku
yang lama diterjang oleh derasnya ombak di laut
dan dinginnya rumput laut yang bergelut dalam jiwaku
tuk bersama melangkah maju dalam indahnya hidup ini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar