Senin, 23 November 2009

Puisi : Bisik dedaunan malam...

Puisi:
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

Tampak wajah dan senyummu terus mengikutiku kemanapun aku melangkah...
mengartikan kata yang sulit kujawab...
meski aku telah lari dari bayangmu...
namun, kau tetap memperhatikan anganku...

Rembulan di atas mega nampak mulai merayuku...
menurunkan tangannya melalui desir angin untuk menarikku ke atas...
menggamit bintang yang bertebaran di langit...
menandakan bahwa kau peduli pada diriku...

Aku tak bisa menyentuhmu....
terasa lidahku kelu untuk berbisik padamu...
meski kau nampak menungguku dengan seuntai melati di jemarimu...
namun, aku tetap tak bisa menyentuh suara desirmu yang berlalu ringan...

Meski suara burung hantu dan kelelawar mencoba menerpaku ...
namun sang kabut malam menghalangiku...
menutup kalbuku untuk menemuimu...
hanya kudengar bisik dedaunan malam yang menyertai mimpi indahku bersama mu...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar