Jumat, 20 November 2009

Motivasi : Sabar, awal dari keberhasilan

Motivasi:
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

Sabar, awal dari keberhasilan

Apabila kita mendengar kata sabar, yang ada di benak kita, pastilah sesuatu yang sifatnya menunggu, sifatnya menerima, tabah atau pasif, dan lain sejenisnya.

Memang, sabar adalah suatu kegiatan yang sifatnya menanti, pasrah, menerima dan tidak aktif.

Sebenarnya, sabar selain diartikan sebagai kata-kata tersebut di atas, sabar bisa pula dikatakan sebagai suatu sifat yang meski pasif, namun sebenarnya dia juga mempunyai sifat aktif, bila dikaitkan dengan tujuan awalnya, yaitu meraih cita-citanya atau keinginannya yang terbesar, perubahan hidup ke arah yang lebih baik lagi.

Misalnya, seseorang yang sedang mengerjakan thesis, mengalami kegamangan, kesulitan dalam usahanya untuk menyelesaikan S-2 nya tersebut, maka apabila dia mempunyai sifat sabar yang baik, dapat mengelola kestabilan emosinya dengan baik, maka dia akan bersabar dan tekun untuk terus berusaha menyelesaikan karya ilmiahnya tersebut, hingga tuntas, meski dengan pelan dan perlahan-lahan, namun tetap ada kemauan untuk maju dan menerima tantangan untuk menyelesaikannya, maka dia pun pasti akan menyelesaikannya dengan baik.

Kesabarannya diukur dari gejolak emosinya, yang kadang meluap-luap, di saat menemukan kata atau kalimat yang hendak dicantumkan dalam karya tulisnya tersebut, namun dia akan kembali reda gejolaknya, tak kala menemukan kata atau kalimat yang membingungkan dirinya sendiri, apakah dirilis dalam karya ilmiahnya atau tidak, ada kegamangan, namun, dia pun akan cerah kembali sinar wajahnya, tak kala menemukan jawabannya.

Pelan tapi pasti, itulah makna kesabaran. Ada tujuan yang hendak dicapainya, yaitu menyelesaikan karya tulis ilmiahnya, berupa Thesis, untuk meraih gelar Strata 2 (S-2)nya.

Sabar, adalah suatu sifat yang amat diperlukan, apabila anda menemukan suatu kesulitan dalam hidup ini.

Misalnya, kesulitan hidup anda, yaitu anda mengalami suatu kestatisan dalam hidup, tidak berjalan maju, tetap jalan di tempat saja, bahkan bisa pula dikatakan kemunduran, karena tidak ada kemajuan yang berarti yang telah anda raih dalam hidup anda.

Misalnya, yaitu tentang tujuan hidup anda, cita-cita awal anda, keinginan untuk hidup lebih baik lagi, keinginan mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi, atau bisa pula dikatakan keinginan untuk adanya perubahan hidup yang lebih baik lagi.

Untuk mengatasi hal ini, diperlukan adanya kesabaran hati dan ketekunan.

Meski hati tetap sabar, namun usaha tetap harus terus berjalan, ketekunan anda terhadap pekerjaan anda akan diuji, apakah anda memang tekun dalam pekerjaan anda atau malah sebaliknya, yaitu justru menonjolkan rasa malas dan ingin lari dari kenyataan penyelesaian pekerjaan anda yang tidak tuntas, dikarenakan rasa frustasi, rasa putus harapan, dan lain sebagainya yang tidak berkesudahan.

Dalam hidup ini, kata-kata putus harapan, jangan pernah ada dalam hidup anda atau dikedepankan dalam motivasi hidup anda, karena hidup itu indah dan menggairahkan, maka nikmatilah hidup yang indah ini, dengan mengisinya, yaitu terus melangkah maju, tampil dan buat kreativitas yang dapat menambah kebahagian hidup anda.

Jangan lari dari kenyataan yang ada, tetapi hadapilah dengan tegar dan tabah, cari solusinya, kemudian raih dan kejar target hidup anda dengan maksimal, jangan ragu-ragu atau setengah-setengah.

Hidup adalah pilihan. Kita bisa memilih gagal atau sukses. Untuk orang yang ingin maju, akan memilih, hidup adalah untuk sukses. Tidak bisa ditawar-tawar lagi.

Sabar dalam hidup ini juga bukan berarti anda harus pasif dan menerima yang ada seterusnya, bukan itu maksudnya.

Maksudnya, adalah sabar untuk menerima sejenak yang telah ada, namun, selanjutnya anda harus berusaha untuk melangkah lagi, aktif mencari solusi pemecahannya, yaitu dengan cara tekun belajar, mencoba bangkit lagi, maju selangkah lagi, dan terus meraih impian anda, cita-cita anda, meraih bintang anda yang bertaburan di angkasa.

Sabar berarti pula, anda mampu mengelola kestabilan emosi anda, sabar bisa berarti pula tabah menerima apa yang ada, sabar berarti pula keinginan untuk maju dengan mengandalkan ketekunan bekerja anda, sabar berarti pula belajar memotivasi diri untuk maju lagi.

Sabar berarti pula pasif untuk menuju ke aktif, dan sabar berarti pula keinginan untuk maju selangkah lagi, guna meraih cita-cita anda yang tampak di depan mata anda, menari-nari dengan gemulainya, yang menanti anda untuk meraihnya.

Sabar bukan berarti menerima apa adanya dan terus diam, dan berhenti untuk waktu yang lama, atau seterusnya, namun, sabar adalah sifatnya menunggu sejenak, hanya sejenak, kemudian maju dan bangkit melangkah lagi, hadapi permasalahan dengan sabar, tabah, namun tetap melangkah, berusaha menyelesaikannya dengan baik, pelan tapi pasti, tetap focus pada tujuan dan cita-cita anda, raih dan genggam erat cita-cita anda tersebut, dan akhirnya anda kan bangga dan kan tersenyum bahagia, karena telah berhasil menyelesaikan pekerjaan atau permasalahan anda dengan tuntas, ada kepuasan yang terpancar dari sorot mata anda, bahwa anda mampu dan bisa.

Ingat, sabar bukan berarti menerima apa adanya, dan diam lalu berhenti untuk seterusnya, melainkan....Sabar adalah berhenti sejenak, kemudian bangkit, maju dan berlari sekencang-kencangnya untuk meraih cita-cita anda, yaitu perubahan hidup yang lebih baik lagi, dengan kata lain, Sabar adalah awal dari keberhasilan anda!

Coba dan buktikan, pasti anda kan tersenyum bahagia pada akhirnya.

Terima kasih...., semoga sukses slalu...!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar