Senin, 01 Maret 2010

Puisi: Cinta yang berpendar

Puisi: Cinta yang berpendar
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
Palangka Raya, 01 Maret 2010


Sejak kubertemu denganmu....
saat itu sontak mata hatiku tertuju kearahmu
mata batinku hanya terfocus pada sorot matamu
yang lembut dan menawan hatiku

Engkau lebih muda dariku
namun sikap dan kepribadianmu sudah dewasa
membuat aku terpesona olehmu
yang membuat pintu hatiku terketuk membukanya....

Sosok dirimu yang ramah dan cantik
membuat hatiku tak tenang dalam diam
membuka jendela kerinduanku yang pernah tertutup kabut putih
kini mulai bergetar ...membuka...meski perlahan

Entah mengapa...sejak kehadiranmu kemarin....
aku tak bisa terlelap dalam mimpi indahku
meski sang mentari pagi tersenyum indah padaku
membuat sang rembulan cemburu pada sang awan putih

Kini...angin kasmaran mulai menghinggapi relung hatiku
yang lama tertutup oleh kabut salju yang putih merona
mulai melangkah perlahan...membuka diri...
merengkuh hangatnya mentari pagi yang memancar kemilau

Aku hanya berharap...
dirimu mau mengerti akan isi hatiku yang mulai tercurah
menanti rintik hujan kerinduan yang memendam
yang laam membias dalam sepi dan hening....

Aku hanya terpana sejenak...menatapmu...
dan berharap padamu...kuharap engkau mau peduli padaku
mau merajut tali asmara ...bersamaku...
merangkai bunga melati dalam keharuman yang mewangi....

Semoga cintaku ini...merupakan cinta yang anggun...
yang abadi ...dalam kemilau cahaya sinar Pelangi yang berpendar....
yang tak kan pudar oleh senyuman sang waktu...
dan tak kan tergores oleh rintik hujan yang turun mendesir....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar