Kamis, 04 Maret 2010

Puisi: Butir-butir air hujan

Puisi: Butir-butir air hujan
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
Palangka Raya, 04 Maret 2010

Butir-butir air hujan melepas lelah di pundakku
menggeliat dan merengkuh kepenatanku
memandang sang embun yang tersiram hangatnya mentari pagi
yang terbit untuk tersenyum indah padaku...yang berdiri terpana...

Pucuk pohon Pinus terus bergoyang lembut...
melambai pada sang awan yang mengangguk pelan
perlahan namun pasti...sang Mentari berpijar luruh
melewati sang bayu yang berdesir lirih di lengannya....

Burung Bangau hinggap di petak sawah yang menguning...
mencari sang ikan dan katak yang bercanda ria
menanti sang hujan turun ke bumi....
melepas lelah dalam perjalanan panjang yang menderu...

Kumohon kepadamu....
ingatlah daku selalu...seutuhnya...
dalam tidur dan bangunmu...
dalam denting-denting nada kerinduan yang mengusap lembut kalbumu

Malam terasa panjang tanpa bayang indahmu...
terasa menyiksa di dinding hatiku yang mengukir namamu
tergores rasa ingin bertemu dengan dirimu lagi...
meski telah kutahan rasa ini...menantimu dalam redupnya sang angin malam...

Aku tak tahu...
bagaimana dirimu kini...
apakah juga merindukan diriku
atau ...malah melupakan diriku yang jauh darimu...

Yang kutahu...
hatiku selalu memanggil namamu
saat daku lelah...
saat daku termenung...lirih...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar