Jumat, 05 Maret 2010

Puisi: Sang waktu yang 'kan menjawabnya

Puisi: Sang waktu yang 'kan menjawabnya
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
Palangka Raya, 06 Maret 2010


Seuntai harapan terus menyala dalam lentera hatiku
menggapai setitik nyala api kerinduan yang membara
mengusap kelembutan rona wajah yang rupawan
menyentuh hati indah yang tertutup kabut keanggunan

Kisi-kisi lubang kerinduan terus membuka hatiku
menerobos pori-pori asa yang memanggil namaku
melangkah perlahan dalam perjalanan panjang sang waktu
melantunkan senandung kasmaran yang indah mempesona...

Kehadiranmu dalam bayang mimpiku telah merenggut keterpanaanku
membuatku terdiam...hening dalam kesenyapan...
memandangmu tanpa bisik lembut sang awan putih
yang terbawa perasaan 'tuk tetap mendampingimu....

Bunga-bunga bermekaran ....mewangi dalam taman hati
merengkuh jemari yang kokoh untuk memetiknya
membawanya dalam pangkuan rasa indah
yang menyayangi dan melindunginya ...dalam segala cuaca...

Sesosok bayang bidadari turun dari atas awan yang berarak...
bernyanyi sendu dalam temaramnya sang rembulan yang berkabut
menantikan sang kekasih dalam perantauan yang terlelap
berharap...kapankah dia dapat bersatu kembali dalam peluk hangatnya....

Suara senandung alam mengalun lirih dan membahana...
menggema dalam puncak-puncak bukit dan gunung yang tinggi
terbawa arus sungai dan ngarai yang terbentang luas...
memancarkan cahaya mentari pagi yang menyilaukan...
menatap sang kekasih dalam bayang cermin air di kolam yang tergenang...

Hati terasa beku saat kedinginan sang rintik hujan mulai menggeser alam...
menandai hati yang terasa berat ditinggal sang kekasih...
dalam pencarian makna kehidupan yang tak kenal lelah...
menggugah semangat untuk terus bertahan dalam kesenyapan diri...
yang terus menggantung dalam peluk hangat sang bidadari yang menawan...

Akankah sang hujan yang dingin 'kan berganti baju kesejukan...
agar sang bidadari dapat tersenyum kembali pada sang kekasih...
yang melambai dan tersenyum indah padanya...
dalam penantian yang merindu lelah...

Hanya sang waktu lah yang 'kan menjawabnya
dengan senyum indahnya yang mempesona....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar