Selasa, 16 Maret 2010

Puisi : Langkah Lirihmu

Puisi: Langkah Lirihmu
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogpspot.com/
Palangka Raya, 16 Maret 2010

Langkah lirihmu telah membangunkan mimpiku yang terkulai
meraba asa yang terlepas dari relung hati
menguak rasa yang tertatih merintih
meniup jemari hati yang tersedu lelah

Desah nafas menari-nari dalam peluk hangatku
yang tersendiri dalam kesepian yang meradang
menatap binar sang Rembulan yang tersipu
melambai pada sang Pelangi yang terpasung...

Hari-hari berlalu tanpa rintik hujan
detik-detik sang waktu terus berlari kencang
melaju dalam kehampaan yang tak pasti
menggamit ujung pantai yang tak bertepi...

Dinginnya malam terus merasuk dalam jiwa
membekukan mata hati yang terusik letih
terasa sunyi dan senyap
tanpa kepastian yang merasuk sukma

Adakah perasaan ini juga menyelimuti dirimu
adakah rasa yang hilang ini ...tertelan dalam selimut hatimu
mengggugah hati yang tertatih lirih
mengumbar rasa yang pernah lenyap dari asa
menebar kata mesra dalam palung jiwa yang terlena

Dirimu telah menguburkan rasa indahku padamu
telah menutup semua pori rasa asaku yang berlari
mengejar bayang asa yang tak teraih oleh harapan
mengaburkan sang Pelangi dalam kemilau pendarnya...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar