Rabu, 03 Maret 2010

Puisi: Hanya satu pintaku

Puisi: Hanya satu pintaku
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
Palangka Raya, 03 Maret 2010


Sayangku...
hapuslah airmata mu yang mengalir di pipimu...
air mata yang membuat diriku tertekan...
air mata yang membuatku makin sayang padamu...
sudahlah...jangan menangis lagi...

Kau adalah satu jiwaku yang ada di hatiku
yang tak kan mungkin kutinggalkan dalam langkahku
langkah yang membuat daku makin bangga...
langkah yang menyertaimu ...kemana pun dikau melangkah...

Rasa sayangku mengalahkan rasa rinduku padamu...
yang tak kan pernah ada rasa ragu lagi...
yang tak kan pernah tergadaikan...
karena rasa cintaku sudah bulat...hanya kepadamu...seorang...

Janganlah kau ragu dan khawatir lagi...
hati ini sudah kuikat di langit tertinggi
yang tak kan mungkin terlepas atau terjatuh...
karena sudah kuikat dengan tali dan benang asmara yang membara....

Biarlah angin terus bertiup hingga lelah...
biarlah sang hujan turun ke tanah yang tandus yang gersang...
namun...jangan lah ...awan cinta ini pudar dari relung hatimu...
yang selalu kudamba dalam angan dan mimpiku yang indah...

Aku ada...adalah untuk dirimu...
dan kau pun ada...hanya untuk cintaku ...
jadi...pautkan hati yang indah ini ke rajutan cintamu...
yang abadi selamanya....

Hanya satu pintaku...
siramilah hati indah ini di taman bungamu...
dan pupuklah dengan rasa kasih sayangmu yang elok
agar hati ini selalu mewangi di lubuk hatimu yang anggun...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar