Sabtu, 06 Maret 2010

Puisi: Mungkin esok atau lusa

Puisi: Mungkin esok atau lusa
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
Palangka Raya, 06 Maret 2010


Sayang....
aku menyukai saat-saat seperti ini ...
duduk berdua denganmu....
berbincang dan bercanda bersama
saling menggoda dan saling memandang ...mempesona...

Adakah waktu untuk kita berdua ...
waktu yang hanya diperuntukkan buat kita...
waktu yang indah dan tak ingin kupercepat
waktu yang kuingin lambat berjalan...agar daku dapat memandangmu...

Seringkali ku ingin mengatakan kepadamu...
bahwa aku cinta padamu...
namun...aku tak kuasa untuk mengungkapkannya...
karena ada rasa yang anggun di rona wajahmu...
aku takut...kau tak menerima cintaku...

Kubiarkan saja ...waktu terus berlalu...
menghilang dan lenyap begitu saja...
tanpa ada kesan darimu tentangku...
padahal di binar matamu...kulihat suatu keinginan darimu untuk ku...
namun...aku tak mempedulikannya....

Terus terang kuakui sejujurnya...
telah lama kupendam rasa rindu ini padamu ...
namun... aku takut...kau tak merindukanku...
sehingga daku hanya bisa berdiam diri dalam heningnya malam....

Mungkin sang waktu belum berpihak padaku...
masih ada kabut yang menutup pilar-pilar hatiku
yang tak tercurahkan dalam kosa kataku yang rapuh...
yang menggenggam jemari hatiku yang membeku...

Kapankah sang waktu dapat menjadi sahabatku...
yang kan kuungkap rasa hati ini kepadamu...
yang kuharapkan kau mau menerima cintaku....
meski ...mungkin ...kau tak mengharapkanku...
namun...kan kukatakan jua...meski pedih di hati...

hanya sang waktu yang kan membimbingku ....
kapan daku dapat mengutarakannya padamu...
dalam nuansa kedamaian yang menyejukkan hati...
aku belum tahu...mungkin esok atau lusa...
saat dikau terpana memandangku yang berbinar ....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar