Selasa, 16 Maret 2010

Puisi: Getar Kerinduan

Puisi: Getar Kerinduan
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
Palangka Raya, 16 Maret 2010

Kasih,
jangan kau tinggalkan daku dalam kesendirian
jangan pernah berkata ...pergi ...dariku
jangan pernah berlalu dari hati yang merindukanmu
meski kau memintaku ....jangan, kasih...

Aku telah berusaha meraih hatimu
aku telah mengorbankan semuanya untuk dirimu
meski kutahu...kau mungkin tak ingin itu
namun...aku tak bisa hidup tanpa dirimu di sampingku

Sudah kucoba untuk menepi diri ini
sudah ku berusaha untuk menyendiri tanpa dirimu
namun...semuanya sia-sia belaka
bayang indahmu ....selalu mengikuti langkah asaku

Kini...kusadari...
bahwa tanpa dirimu...aku bagai tongkat tanpa pegangan
bagai lidi tanpa tangkai sapunya...
lemah dan tak berdaya
tanpa asa yang berpendar kemilau dalam pijarnya...

Dirimulah...semangatku
dirimulah asa yang kan kuraih di bintang elokku
yang tak kan pernah pudar dalam pendarnya
mengikuti daku ...kemana pun daku berpijak...

Mungkin...dirimu tak menyadarinya...
namun...bila kau rasakan dengan sepenuh hatimu
kan kau rasa ...langkah ini mulai goyah...
tanpa dirimu sebagai tongkat hidupku di sini...

Bila kau telah merasakan rasa ini di hatimu
cobalah untuk mengerti dan memahaminya...
karena ...dikaulah satu-satunya harapan hidupku
tanpa dirimu...aku bukanlah siapa-siapa lagi...

Raih dan peganglah erat jemari tanganku...
jangan lepaskan lagi...
dekap eratlah di dadamu...di hatimu yang terindah
kan kau rasakan...getar-getar kerinduanku ...padamu...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar