Kamis, 03 Desember 2009

Puisi: Tertutup sudah...

Puisi:
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

Tertutup sudah rasa indah mentariku yang panas membakar
melepas dan memudar mewangi melati yang terjatuh di daun kering
tak bersuara hening sunyi
tersamar dalam bayang keindahan ambang batas

Menyimpan kenangan tak terona merah menepis
menggugah perasaan luka burung murai yang bernyanyi sendu
tanpa kejelasan dan rasa keterbukaan
menyembunyikan asa yang berbalut percaya diri

Pohon nangka berbuah getah melingkar di dahan
buah semangka tersenyum simpul menahan diri
daun muda pun terjatuh di pelupuk daun kering
terlepas dan terhanyut di air yang mengalir pelan
menuju telaga yang diam membisu

Permulaan hilangnya mentari pagi yang kemarin bersinar terang
tak mungkin rembulan dan sang mentari bersentuhan dalam sehari
Pelangi kan menangis tertiup sang angin yang semilir berhembus
karena awan terus menanyakan siapa kah sang rembulan malam dalam angka mimpinya
hening tak terdengar lirih lagi...sunyi semakin terasa pedih...terdiam semua

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar