Rabu, 09 Desember 2009

Puisi: Relung hati

Puisi:
Oleh: Andin Adyaksantoro
andin adyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

Relung hati nampak tersisa bunga teratai di kolam angan
yang terbang melayang menatap lembut dinding mata ini
menepis rasa rindu dalam nada denting irama genta
yang berandai di keheningan sang waktu hari

melompat dan menerkam kalbu terakhir di awal kata
menggapai rasa semak ilalang yang terbuka di akhir kata
menyemut berbaris hingga terasa indah di bibir
menyebut kata lama satu persatu dalam redupnya lilin

Kenangan nama anggun terkuak dalam sejumput hati
membuka nuansa awal tak berdiri kokoh
lemah lirih bersama pergaulan kalimat pembuka
menjaring seutas benang sutera dalam wajah kerinduan

Foto yang terpegang di angan tersenyum menawan
terasa tangan tegar ingin menyentuh
berdekatan hati bangga dalam kesamaan rasa
menerima rasa ingin dalam kebersamaan asa

Jerat cinta terkuak menepis rasa ragu
mengapa jarak mesti membatasi adu tawar ?
haruskah kubertemu dirimu dalam sekejap hati ?
menggandeng rasa rindu dalam impian termudah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar