Rabu, 02 Desember 2009

Puisi: Kuning Padi...

Puisi:
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

rambutmu terurai lepas menerpa angin di penghujung hari
burung camar terbang mengepak sayap
melambai awan seputih kapas menggurat pikir
melangkah mendekat mengukir intan permata

kuning padi menyebar rasa sejuk
merasuk sukma menepis raga
menepi dalam keringnya air mata
menggugah rasa indah kicau burung kutilang

Kuraih bunga anggrek bulan semerbak meraba
menutup dan melepas nafsu daun kering
yang beterbangan gugur melarut dalam sepi
mengaduh lara tak bersuara hening senyap

mata air mengalir ke ujung dunia
menepuk karang di tebing nan curam
bergayut sendu dalam tangis tak terdengar
memendam rindu dalam bara asmara yang terhempas

tak kuasa ku gapai intan permataku
menepis rindu tak berujung pangkal
kemana hendak dibawa bunga mawar ini
yang mewangi semerbak di pintu surga

kupapah rasa hati ini
dalam dinginnya malam kalbuku
menyeruak dalam tepi rongga dadaku
menyebut namamu yang indah dan cantik
dalam bayang-bayang mimpi kerinduanku

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar