Rabu, 16 Desember 2009

Puisi: Meniti asa yang tak berujung

Puisi:
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

Malam semakin dingin mencekam
merayap di daun yang kuning meluruh
helai demi helai terlepas
berguguran
menapak lagi
terjuntai lagi

Jiwaku terasa membeku saat kutarikan pena ini
dalam relung dukaku yang makin menipis
Meniti asa yang tak berujung
penuh debur ombak dan nyanyian burung Camar yang terhempaskan
tak bertepi dan tak berujung...tanpa batas...

Mengapa harus kulalui hari yang indah tanpa kepastian
hari yang menggerogoti sisa kalbu dan anganku
yang makin menyusut karena terpaanmu yang sepoi namun meluluhkan diriku
tanpa jawab dan tanpa tanya
hilang tak berbekas
hanya terisa rasa kerinduan yang terdiam hening...

Apakah kerinduan dan sinar mentariku tak bisa memadamkan gejolak hatimu?
adakah bintang di angkasa yang mampu menyimpan kasmaran hati ini untukmu?
mengapa keheningan terus membayangku...menantiku dalam sepi
dimanakah dirimu kini wahai pujangga belahan hatiku...?

Malam semakin beranjak pergi
meninggalkan luka terdalam di hati indahku
meninggalkan rasa kecewa tak terperi
melupakan sejenak nyanyian merdu sang burung Murai yang hinggap di dahan
yang menatapku penuh arti dalam nuansa semu yang berbingkai...

Adakah hati indah yang kan membelaiku
menapaki hari indah bersamaku...
merangkai kata membuka asa yang tergerai
bersendung rindu bersamaku...selamanya...selamanya...bersamaku...

Kucurahkan segenap daya kasihku untukmu
kulalui onak duri yang membalut hatiku
kuberlari menjemputmu dengan rengkuhan kedua tanganku
ketersenyum indah hanya untukmu ... seorang...

namun...
tiada jawab yang kudengar
dan tiada kata yang terucap
hanya desir sang bayu yang menggapaiku
menyadarkanku..bahwa aku dalam kesendirian...

Akhirnya...
hanya sang waktulah yang kan menjawabnya...
yang kan menghitung hari demi hari bersamaku
dalam sepi yang tak bertepi
dalam nuansa yang tak berbekas...

semoga kau mendengarkan untaian mutiara hatiku ini...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar