Selasa, 08 Desember 2009

Puisi: Melangkah lagi

Puisi:
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

Melangkah lagi menyusuri nada-nada indah dalam lamunan
mengoyak heningnya malam
membangunkan nuansa baru
dalam dimensi impian yang nyaris tertelan keegoan
yang menyeruak masuk dalam sepi kalbu

membasahi relung hidup
yang tak kan kering terimbas sinar mentari
walau disibak oleh sejuta warna pelangi
menutup rindu tanpa asa
bergelimang tangan rindu

menengadah wajah sendu
menatap kosong tanpa rerumputan hijau
melambai nyiur di pantai
memanggil namamu dalam senyum lirih tak berbekas
menapak jejak membara

mengukir kata indah yang tak berbalas
menjauh dan pergi hilang tertelan ombak laut
mempermainkan buih-buih pantai yang datang dan pergi
berlalu tanpa batas
melompat dan tertawa gelisah
cemas

tanpa cahaya di wajah yang muram
menambah luka di hati yang semakin pupus dan terpuruk
menyadari arti kerinduan yang tercabik
dari luka lama yang pernah hinggap di kalbu
tanpa nyeri terasa
semakin tegar berdiri

memacu semangat untuk melangkah lagi
membuka jalan
dan menepis kerinduan yang mencekam

menatap hujan dalam samar-samar basah
mengeringkan diri dalam kesendirian
terdiam dan terus melangkah maju

satu dua dan tiga
optimisme kembali merasuk dalam jiwa
menghangatkan kalbu
menjawab asa dengan kemenangan

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar