Senin, 05 April 2010

Puisi: Lentera hatiku

Puisi: Lentera hatiku
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/
Jakarta, 5 April 2010


Belahan jiwaku....
bagiku...kau adalah lentera hatiku yang terindah..
yang tak kan pudar karena tiupan sang bayu..
yang tak kan padam karena hempasan rasa letih ku...
semuanya menyala indah dalam temaramnya pelita hatiku...

Saat ku lara...kau sembuhkan luka hatiku...
saat ku sedih...kau nyalakan api kegembiraanku...
saat ku letih...kau kobarkan semangat nan tak kunjung padam
yang semuanya ...membuatku merasa semakin sayang padamu...

Belahan hatiku....
mengapa kita baru berjumpa saat siang sudah menjelang
saat sang mentari sedang teriknya di hamparan hatiku
tapi....itu tak memadamkan rasa sayang ku padamu...
yang selalu menerimamu ...apa adanya...

Separuh jiwaku....
semakin hari ...rasa sayang ini semakin berkobar dalam jiwaku...
kini...semakin kurasakan api kasmaran menyala dalam sepinya hatiku
yang jauh dari rasa sentuhan bunga mawar jemarimu
yang kini...kurasakan ...makin membara dalam peluk hangatmu yang erat...

Kemilau hatiku...
bukalah pintu hatimu lebih lebar lagi...
agar daku dapat memasuki relung hatimu yang terdalam...
agar kutahu...apakah dirimu pun ...sayang padaku...
atau..hanya anganku saja yang membara di pelupuk mataku...

Mungkin...pertemuan ini membawaku ke danau sepimu
yang lama tak tersentuh oleh derai air hujan yang rintik
yang tersemaikan dalam rasa penantianmu yang tak bertepi
yang kini...pudar karena kehadiranku di hatimu...

Permata hatiku....
Apakah di hatimu...masih ada cinta untuk ku...
apakah di dirimu masih mengharapku untuk bersanding denganmu...
yang dulu ...tak pernah ada di dalam hatimu yang tersendiri...
yang kini...kucoba untuk membuka pintu hatimu ...untuk ku...

Aku merasa...kau adalah pilihan jiwaku...
yang tak pernah kuimpikan dalam bayang mimpiku...
namun...dalam alam kehidupanku...kau hadir dalam sesaat...
saat sang Pelangi tersenyum kemilau untukmu...menggapaimu...

Berilah daku ..sentuhan cintamu yang tulus...
agar daku dapat memandang dunia ini bagaikan sorga untuk ku...
yang akan selalu kujaga kehormatan dan kesantunan ini...
untuk kita berdua...kini..hingga akhir nanti...selamanya...

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar