Rabu, 18 November 2009

Motivasi : Beranilah melangkah...

Motivasi :
Oleh : Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

Mengapa anda tidak berani melangkah lagi ?
Beranilah melangkah....!

Kadangkala ada orang yang tidak berani melangkah lebih ke depan lagi, atau maju selangkah lagi, dikarenakan berbagai faktor, diantaranya:

1. Tidak ada keberanian atau takut kegagalan;
2. Merasa nyaman dengan keadaan sehari-hari.

Maksudnya :

1. Tidak ada keberanian atau takut kegagalan,
maksudnya, bahwa tidak ada keberanian yang ada pada dirinya, yang ada pada kemauannya, takut gagal, atau takut di kritik bila salah atau tidak sesuai kebiasaan yang ada, dan lain sebagainya.

Ini banyak terjadi pada orang-orang di sekitar anda, dan mungkin anda sendiri pun juga mengalami hal yang demikian. Ini tidaklah salah, karena ini berkaitan dengan sikap mental yang ada pada diri orang yang bersangkutan.

Mungkin yang bersangkutan pernah mengalami trauma suatu kegagalan, yang membuatnya menjadi lemah dan tak berdaya, tak peduli dengan keinginan hatinya sendiri untuk melangkah maju lagi.

Ini bisa diperbaiki dengan cara antara lain, lupakan masa lalu, masa kegagalan yang pernah ada atau pernah terjadi dan menimpa orang yang bersangkutan atau anda sendiri.

Songsonglah hari ini dan raih masa depan anda, dengan semangat untuk berani melangkah lagi dan capailah keinginan anda yang pernah tertunda. Sekarang dan sekarang lah saatnya. Jangan tunda lagi.

Caranya, berani melangkah, dan jangan hiraukan masa lalu, perbaiki masa lalu dengan cara introspeksi diri, apa yang membuat anda dulu gagal, setelah anda mengetahuinya, perbaikilah dan buat cara yang lebih baik lagi, dan jang jelas, hati anda harus ada kemauan untuk berubah, yaitu berani melangkah lagi ke depan.

Tak peduli apa kata orang, apa kata teman anda, atau bahkan kata orang terdekat anda, yang mungkin mengecilkan atau meremehkan arti kemauan anda, justru dengan nada yang mungkin membuat anda dianggap kecil atau diremehkan di depan teman-teman anda sendiri tersebut, maka anda harus membuktikan sendiri, bahwa anda bukan orang yang dapat dianggap kecil atau orang yang dapat diremehkan, seperti yang mereka duga.

Dulu anda boleh gagal, namun sekarang tidak. Dan, kegagalan bukan berarti selamanya anda gagal.Anda bisa sukses dan anda juga bisa maju. Mengapa tidak ?

Anda pun juga punya impian, anda pun ingin dan bisa sukses, seperti orang yang sukses lainnya. Percayalah, anda bisa dan mampu!

Tanamkan dalam diri anda sendiri, keyakinan bahwa anda mampu dan bisa sukses. Pacu dan teruslah pupuk dan pelihara kata-kata ajaib ini, yaitu anda mampu dan bisa sukses.

Untuk itu, anda harus selalu memotivasi diri sendiri, untuk terus maju ke depan dan berani melangkah.

Buktikan bahwa anda mampu dan bisa. Jangan ragu. Percayalah, pada diri anda sendiri, bahwa anda bisa!


2. Merasa nyaman dengan keadaan sehari-hari,
maksudnya bahwa, hidup yang anda alami sekarang ini memang terasa nyaman dan tidak ada masalah yang berarti bagi anda, karena anda memang ingin hidup yang begini-begini terus, tanpa mau merubah ke arah yang lebih baik lagi.

Kehidupan anda sebenarnya saat ini tengah berjalan, seperti roda mobil yang sedang berjalan, kadang anda ada di bawah, namun kadang pula anda berada di atas, dikenyamanan yang anda ciptakan sendiri.

Sebenarnya, kalau anda mau merenungkan lebih dalam lagi, kenyamanan bagaimana yang ingin anda ciptakan atau hasilkan, apakah kenyamaan yang seperti saat ini, kenyamanan yang statis, yang semu ? padahal anda sendiri tahu, bahwa anda menginginkan kenyamanan yang lebih dari ini, namun sebenarnya, anda sendiri telah menutupnya, anda berusaha membatasi diri anda sendiri, dengan imajinasi anda, bahwa anda telah nyaman. Anda menghibur diri sendiri, bahwa anda telah merasa nyaman, enak dan bahagia.

Sebenarnya, anda telah membohongi diri anda sendiri, perasaan anda sendiri, akal pikiran anda sendiri, bahwa anda telah merasa nyaman. Menurut saya, ini kurang tepat, yang lebih tepat adalah saat ini, anda masih merasa belum nyaman atau merasa tidak nyaman. Renungkanlah kata-kata itu.

Mengapa demikian ? Untuk menjawabnya, anda harus berani melangkah lagi, dengan cara yaitu :

Maksimalkan kemampuan anda, belajar lagi, usaha lagi, cari peluang yang nampak di depan mata anda, ambil kesempatan kedua. Buang jauh-jauh rasa ragu, rasa malas dan rasa malu. Kalau ini halal, mengapa tidak dikerjakan?

Jangan takut, bahwa kenyamanan anda akan hilang, justru dengan cara ini, kenyamanan anda akan bertambah.

Misalnya, dulu anda belum mempunyai kursi di rumah anda, lalu anda mempunyai keinginan untuk memiliki kursi yang bagus dan indah, tentunya anda harus berpikir, bagaimana mendapatkannya.

Anda pasti berusaha mencari dana tambahan, nah, untuk itulah anda harus bekerja sampingan di luar pekerjaan anda sehari-hari / rutin, yaitu di waktu luang, misalnya sore hari selepas jam kantor atau pabrik atau di waktu hari libur, misalnya hari Sabtu, dan atau hari Minggu.

Gunakanlah waktu tersebut untuk mencari tambahan penghasilan, misalnya menjadi tukang ojek, menyewakan mobil / rent car, mengajar di kampus sebagai dosen, atau membuat buku karya ilmiah atau kumpulan puisi atau cerpen atau motivasi yang bila bagus, bisa diterbitkan dan hasilnya untuk keperluan penambahan rasa nyaman yang telah ada, atau bisa pula melakukan pekerjaan sebagai penterjemah bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya atau bisa juga membantu teman membuat gambar / desain rumahnya, atau membangun rumahnya, atau pekerjaan lainnya yang lebih representatif dan lain sebagainya , yang pada intinya, anda akan mengurangi rasa kenyaman anda sendiri barang sejenak, untuk mendapatkan rasa kenyamanan lain yang lebih pada akhirnya.

Apabila usaha anda ini berhasil, maka anda akan memperoleh penghasilan yang memuaskan, yang dapat dipakai untuk membeli kursi yang cantik, bagus dan indah, seperti impian anda, yang dengan bangga, anda sajikan di rumah anda sendiri, yang representatif, yang hasilnya didapat dari cucuran keringat anda sendiri, hasil jerih payah anda sendiri, yang anda peroleh dengan cara mengurangi rasa kenyamanan anda sementara waktu.

Memang, untuk sementara waktu, anda harus meluangkan waktu sejenak dengan cara mengurangi rasa nyaman anda sementara waktu, untuk meraih kenyamanan yang lebih lagi, dengan jalan menerobos batas mimpi anda, menerobos kenyamanan sesaat anda, menerobos kebiasaan sehari-hari anda, dan menerobos rasa malas anda.

Apabila ini telah anda lakukan, maka anda jangan terlalu tergesa-gesa memutuskan bahwa anda telah bekerja maksimal dan sekarang anda telah merasa capek atau anda telah merasa letih, namun mengapa belum nampak juga hasilnya ?

Hasil akan nampak, jika anda bersungguh-sungguh terhadap usaha anda, tunggulah barang sejenak, beberapa hari, maka akan nampak hasilnya. Anda akan memperolah kenyamanan yang lebih, yaitu berupa penghasilan tambahan yang membanggakan anda.

Anda baru menyadarinya setelah anda menikmati hasil kenyamanan yang lebih tersebut dengan hati yang bahagia dan tidak takut akan hilangnya kenyamanan tersebut lagi, karena anda telah mengetahui bagaimana memperoleh kenyamanan yang lebih, yaitu dengan memaksimalkan kemampuan yang ada pada diri anda sendiri dan memaksimalkan waktu yang tersedia pada diri anda sendiri pula.

Manfaatkan dan pergunakan waktu yang 24 jam sehari ini dengan semaksimal mungkin dan sebaik-baiknya. Jangan sia-siakan waktu anda, karena waktu tak akan kembali mundur atau berteman dengan anda, bila anda tak mau berkawan dengannya.

Memang untuk memperoleh kenyamanan lebih, diperlukan kemauan yang membaja untuk meluangkan waktunya sejenak untuk memperoleh penghasilan yang lebih, meluangkan waktu kenyamanannya sejenak untuk bekerja sampingan dengan hasil yang aduhai.

Jangan ragu untuk bermimpi.

Beranilah melangkah...

Terima kasih.... Semoga Sukses Slalu...!

Selasa, 17 November 2009

Puisi : Rembulan ku...

Puisi :
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

Rembulan ku...
Datanglah dalam mimpiku...
datanglah saat ku berduka...
datanglah saat ku tersenyum...
hiburlah diri ku....

Rembulan ku...
saat malam menjelang...
kau bersinar menerangi hati ku...
menjelma dalam kalbu ku...
bagai bidadari yang selalu menemani ku...
membuat diriku selalu tertawa bersama mu...

Rembulan ku...
mengapa kau begitu mempesona ku...
membuat ku terikat dalam kerinduan mu...
yang tak dapat kulepaskan lagi...

Rembulan ku...
entah mengapa aku selalu ingin bersama mu...
berlari dan mengejar bayang-bayang mu...
yang selalu tersenyum dan menari-nari....
dalam bayang pelupuk mata ku...

Rembulan ku...
malam telah berganti pagi...
apakah kau kan datang lagi nanti malam...
menemaniku bersama senyum dan mewangimu yang harum semerbak...?
atau kah kau kan hilang di telan sang kabut yang selalu membayangi mu...
aku tak tahu...
aku hanya berharap kau tetap di samping ku...

Puisi : Mentari ku...

Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

Mentari ku...
adalah diri mu...
adalah kasih mu...
adalah curahan jiwa mu...

Mentari ku...
Kau amat memperhatikan ku...
peduli pada ku...
memberi semangat kepada ku...

Mentari ku...
Engkau lah yang menyinari air mata ku yang basah sehingga menjadi kering...
Engkau lah yang datang di kala hati ku mendung ....
Engkau lah yang tersenyum di kala hatiku tertawa....

Mentari ku...
Tetaplah berada di samping ku...
Saat ku rapuh ....
maupun di saat ku bersuka....

Senin, 16 November 2009

Puisi : Lihatlah kawan...

Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

Lihatkan kawan...
aku berhasil menjadi juara 1 di kelas...
aku berhasil mendapatkan nilai tertinggi di kelasku...
aku senang...
aku bangga...
aku bahagia...

Lihatlan Bapak dan Mama ku...
anakmu berhasil meraih rangking pertama....
rangking yang aku idamkan sejak awal masuk kelas...
kini telah kuraih dan kudapatkan...

Lihatlah de Kung dan de Ti juga yang Ti...
cucumu, Muhammad Pratomo Adhyaksa ...
telah berhasil melewati masa-masa kritis...
dimana cucu harus belajar sejak pagi ...
hingga malam hari...
hanya untuk meraih nilai tertinggi di kelas...

Doakan aku ya, Bapak, Mama, de Kung, de Ti, dan yang Ti ....
juga adik ku, Muhammad Fallah Rahmanda...
agar aku bisa di terima di SMA Favorit ku...
yang aku dambakan ...
dan yang aku impikan....

Terima kasih ya Allah...
terima kasih semuanya....
Amien...

Motivasi : Tersenyumlah...

Motivasi:
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

Tersenyumlah, maka dunia akan turut tertawa bersama anda. Ini adalah sebuah kiasan, dalam arti apabila anda tersenyum, maka semua orang dan seluruh isi alam ini akan turut merasa senang, ikut tertawa dan merasa terhibur, karena hati anda merasakan demikian.

Jadi, apabila hati anda merasa senang dan merasa gembira, maka ungkapkanlah dalam tindakan sehari-hari yang tidak memerlukan biaya alias gratis sama sekai, yakni tersenyumlah.

Dengan tersenyum, anda telah memberikan rasa nyaman, rasa tenang dan rasa memiliki terhadap diri anda sendiri dan orang lain yang anda temui.
Tersenyum merupakan perbuatan yang baik, yang dapat mendatangkan anugerah atau rejeki bagi orang lain.

Misalnya, apabila anda melihat suatu pemandangan yang indah di pegunungan, panen padi yang sebentar lagi anda akan petik, mendapatkan penghargaan dari atasan anda karena keberhasilan anda dalam menyelesaikan suatu tugas atau pekerjaan dengan hasil yang bagus dan memuaskan, maka biasanya, apabila anda memang senang melihat dan menerima semuanya tersebut, maka anda akan tersenyum senang, tersenyum gembira, karena prestasi anda dihargai oleh orang lain, dalam hal ini atasan anda.
Kadangkala dengan tersenyum, dapat mengundang orang lain untuk ikut tersenyum pula, bahagia bersama, menikmati hari ini dengan penuh suka cita bersama.

Tersenyum adalah anugrah, karunia dari Tuhan Yang Maha Esa, maka dari itu, tersenyumlah, yang merupakan suatu bentuk keindahan hati, yang tidak memerlukan biaya atau gratis sama sekali.

Mengapa ini tidak kita lakukan ? Lakukanlah, karena dengan tersenyum, akan memberikan kesan bahwa anda adalah seorang yang bijak, humoris dan tenang, serta sabar.
Tersenyumlah, maka dunia akan ikut tersenyum bersama anda.

Terima kasih. Sukses Slalu...!

Motivasi : Mengapa harus bersedih terus...

Motivasi:
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/

Kadang anda mengalami suatu kejadian atau peristiwa yang membuat anda bersedih. Hati terasa tersayat, dan berduka. Bahkan, kadangkala bersedihnya dalam waktu yang lama, dikarenakan anda tidak bisa melupakannya.
Misalnya, karena patah hati diputus oleh sang pacar, atau karena anda ditinggal pergi oleh yang anda cintai.

Memang terasa berat hati anda, karena cinta anda diputuskan oleh sang pacar, padahal anda benar-benar mencintainya.

Kadangkala anda perlu introspeksi diri lagi, mengapa anda ditinggalkan oleh sang pacar. Mungkin, karena hati anda mendua dengan yang lain, atau karena anda terlalu cemburu buta, atau karena anda terlalu kasar pada sang pacar, tidak mau mengerti akan dirinya, dan sebagainya.

Yang jelas, ada sesuatu hal yang membuat sang pacar anda berani memutuskan hubungan antara dirinya dengan anda, sehingga membuat anda patah hati dan bersedih.
Demikian pula, dengan masalah bersedih lainnya, misalnya ditinggal pergi oleh yang anda cintai.

Hampir sama semua kesedihannya, hanya saja, kalau patah hati, bisa kembali rujuk atau ada pendekatan baru lagi, namun apabila ditinggal pergi oleh yang anda cintai, maka kemungkinan yang anda cintai tidak akan kembali lagi kepada anda. Jadi bobot dan korelasinya berbeda, namun perihalnya sama, yaitu bersedih karena ditinggalkan oleh yang anda cintai.

Lalu, mengapa setelah anda tahu permasalahannya, anda harus bersedih terus ? apakah kalau bersedih terus itu akan mengembalikan dia kepada anda lagi ? belum tentu, kecuali kalau anda setelah itu mau introspeksi diri, kemudian setelah mengerti akan kesalahan anda sendiri, maka anda akan berusaha memperbaikinya dengan cara merubah sikap anda, setelah itu, dekati dia lagi, dengan sikap dan perilaku yang lebih baik dari yang kemarin, saat anda diputuskan cintanya oleh sang pacar.

Dekati lagi, perlahan namun pasti, dengan cara yang terbaik menurut anda, misalnya dengan diawali permintaan maaf padanya, dan tidak akan mengulangi lagi perbuatan anda yang membuat sang pacar kecewa dan sakit hati.

Teruslah berusaha, maka kemungkinan hati sang pacar pun akan luluh dan mencair, sehingga kemungkinan anda akan diterima lagi di hatinya akan tercapai atau berhasil sebagaimana tujuan mulia anda sebelumnya.

Permasalahannya, apabila anda sudah mendekati, ternyata dia tetap pada pendiriannya, untuk tidak mau berhubungan asmara lagi dengan anda, maka ya sudah, anggap saja itu bukan jodoh anda, namun setidak-tidaknya anda telah berusaha semaksimal mungkin untuk mencobanya sekali lagi. Ingat Pemeo, lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali. Ini awal daripada suatu kemenangan anda.

Dan, setelah anda tidak bisa lagi berdekatan dengan dia, sang pacar, anggap saja mantan sang pacar anda sebagai teman atau adik anda, yang perlu dilindungi dan dimanja, jangan lalu diputuskan tali silaturahminya, karena bagaimana pun, anda pernah menempati hatinya dan sebaliknya, dia pun juga pernah menempati hati anda yang seindah mentari pagi.

Permasalahan lain, apabila anda telah ditolaknya, apakah anda harus bersedih terus ? Jelas, itu kebiasaan yang kurang baik. Tetaplah tersenyum, jangan bersedih terus, mungkin itu bukan jodoh anda, kalau pun dipaksakan, malah bisa-bisa hasilnya kurang baik di masa mendatang. Misalnya, terjadi perceraian, atau terjadi hal-hal yang tidak semestinya dilakukan oleh suami atau istri yang baik, misalnya terjadi perselingkuhan, dan lain sebagainya.

Mengapa harus bersedih terus ? Bukankah Tuhan memberi kita waktu 24 jam sehari, untuk dipakai dengan sebaik-baiknya, semaksimal dan semanfaat mungkin.
Lalu, mengapa harus kita pergunakan waktu yang panjang dan lama tersebut hanya untuk termenung, bersedih dan sejenisnya ? bukankah ini akan membuang-buang waktu yang sia-sia, waktu yang dapat anda manfaatkan atau anda pergunakan dengan sebaik-baiknya?

Daripada waktu dipakai untuk bersedih, maka lebih baik, pergunakanlah waktu tersebut dengan kegiatan yang bermanfaat, misalnya menjenguk teman-teman yang bersimpati pada anda, memupuk dan meningkatkan tali silaturahmi, mengerjakan hobi yang pernah tertunda, karena dulu, waktu anda hanya anda pergunakan untuk pacaran saja, atau mengerjakan pekerjaan-pekerjaan lain, yang ringan maupun yang berat, yang dulu belum pernah disentuh, kini coba anda sentuh lagi, misalnya, dulu anda menginginkan mengerjakan membuat taman yang indah, nah, setelah anda mengalami kejadian yang menyedihkan tersebut, daripada larut dalam kesedihan yang tak pernah berhenti, lebih baik, kembali menekuni pekerjaan lama lagi, yaitu membuat taman yang indah, siapa tahu, energi kesedihan anda akan tercurahkan dalam pembuatan taman yang indah, sehingga tamannya tampak lebih cepat selesai dan hasilnya nampak bagus serta indah, karena dibuat dalam suasana yang haru, suasana yang penuh dengan kesedihan.

Buang jauh-jauh rasa sedih itu, dan gantikan dengan rasa senang, gembira dan riang. Awalnya, memang sulit, namun dengan perlahan-lahan dan dengan kepasrahan serta optimisme yang masih ada, seiring dengan berputarnya waktu, lama kelamaan, kesedihan tersebut berangsur-angsur akan hilang dengan sendirinya, tergantikan oleh rasa yang lain, misalnya rasa adanya kesibukan, rasa adanya kegiatan rutin sehari-hari, rasa pingin bekerja lagi, rasa ingin melupakan kesedihan yang lalu dan rasa-rasa yang positif lainnya.

Kesedihan tidak akan hilang, bila anda tidak berusaha menghilangkannya. Semuanya berpulang kepada anda sendiri lagi.
Bagaimana ? lupakan kesedihan. Mulai sekarang. Jangan bersedih lagi.

Terima Kasih..., sukses slalu...!

Minggu, 15 November 2009

Motivasi : Majulah selangkah...

Motivasi :
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Majulah selangkah, itu lebih baik daripada tidak maju sama sekali. Kalau anda maju selangkah, berarti anda telah melewati garis yang semula ada di kaki anda, dan itu akan membuat anda berusaha melangkah lebih ke depan lagi, lebih maju selangkah, dua langkah hingga tiga langkah lagi ke depan.

Memang terasa lambat dan lamban, dibanding kalau berlari, namun dibanding kan dengan tidak maju sama sekali, maka sistem maju selangkah lebih baik lagi.

Ini seperti pekerjaan kita sehari-hari, apabila kita langsung menyelesaikannya, kita merasa tidak bisa, merasa letih, merasa tak mampu, karena terlalu kompleks permasalahannya, oleh karena itu, cara pemecahannya, harus dengan dibagi-bagi.

Kerjakan terlebih dahulu yang kecil-kecil, yang gampang terlebih dahulu, setelah itu barulah yang sulit. Namun, kadang kala, ada pula yang berpendapat, selesaikan terlebih dahulu yang sulit, barulah kemudian yang gampang dikerjakan. Ini terserah anda, mana yang terbaik menurut anda.

Kalau menurut saya, saya akan mengerjakan yang gampang-gampang terlebih dahulu, karena dengan menyelesaikan yang gampang terlebih dahulu, akan makin mudah kita menyelesaikannya, makin terlihat betapa tinggal sedikitnya permasalahan yang ada, yang ada tinggal masalah yang sulit.

Setelah itu, kita baru menyelesaikan permasalahan yang sulit, dan setelah kita coba, ternyata bayangan permasalahan yang sulit akan hilang, setelah kita mempelajari dan menelitinya lebih cermat dan teliti. Sehingga, akhirnya, semua masalah dapat kita selesaikan dengan baik dan tuntas.

Seandainya, kalau masalah yang sulit kita selesaikan terlebih dahulu, bisa terjadi, kita pesimis untuk bisa menyelesaikannya, kita kadang ogah-ogahan, karena merasa sulit, padahal kalau diteliti dan dicermati lebih dalam lagi, akan terlihat, bahwa masalah tersebut, sebenarnya juga mudah pemecahannya, hanya saja, kita sering dibuat malas untuk mempelajarinya. Ini akan menghambat pemecahan masalah yang lebih gampang atau gampang sekali, oleh karena itu, untuk merangsang kita, agar kita tertarik untuk menyelesaikannya, menurut saya, selesaikan permasalahan yang gampang terlebih dahulu, bila itu tercapai, kita akan merasa diri kita mampu untuk menyelesaikan yang lebih sulit lagi, karena tinggal sedikit permasalahan yang ada, meski sulit, tapi kita sudah ada bekal kepercayaan diri, mampu untuk menyelesaikannya.

Seperti pelajaran di Sekolah Dasar, maka yang diberikan oleh bapak atau ibu guru adalah pejalaran yang paling mudah terlebih dahulu, setelah bisa, maka meningkat ke pelajaran yang lebih sulit.

Ini dimaksudkan, agar siswa tertanam sikap percaya diri yang tinggi akan kemampuannya terlebih dahulu dan lebih terangsang untuk menantang pelajaran lain yang bobotnya lebih berat atau lebih sulit.

Majulah selangkah, maka anda akan merasa lebih baik daripada sebelumnya. Jangan segan dan jangan malu untuk melangkah lebih selangkah lagi dan seterusnya. Jangan malas untuk melangkah maju setapak lagi.

Anda harus membekali diri anda sendiri keinginan untuk maju dan merubah nasib anda, agar lebih baik lagi. Bila ini telah tertanam dalam diri anda, dalam keyakinan anda, maka, sistem maju selangkah, akan membuat anda merasa optimis, bahwa pekerjaan yang besar pun akan dapat diselesaikannya dengan sistem membagi pekerjaan, selangkah demi selangkah, tidak sekaligus selesai, karena mungkin anda akan merasa tidak mampu.

Pada akhirnya, sistem maju selangkah demi selangkah itu, akan mampu menyelesaikan pekerjaan anda dengan hasil yang baik, meski dengan penyelesaian yang lebih lama dan lebih memakan waktu, tenaga dan pikiran, tapi menurut saya, itu bukan masalah yang berarti, itu lebih baik daripada anda sama sekali tidak menyelesaikannya.

Majulah selangkah...., semoga sukses slalu...! Terima kasih.