Kamis, 21 Januari 2010

Puisi: Saat kusapa lembut dirimu dalam kesendirian

Puisi: Saat kusapa lembut dirimu dalam kesendirian
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Saat kusapa lembut dirimu dalam kesendirian...
kau terpana dan memandangku dengan ceria
menatapku dalam pandang yang bersemangat
penuh optimistis mengajakku untuk bersahabat

kau raih jabat tangan eratku yang santun
kusebutkan namaku...kau pun begitu
saat itu... aku tertarik pada binar bola matamu yang cantik
juga pribadimu ....yang lincah dan pintar

Saat di kampus biru yang lalu
saat di teras Balairung...kau tampak sendirian membaca buku
aku pun demikian ...asyik membaca buku untuk ujian semesteran
kau dan aku saling berpandang mata tanpa jawab
terdiam dalam heningnya sang bayu yang sedang berlalu....

Kini ...waktu itu telah lama berlalu
aku berusaha mencari dirimu hingga kini
namun...kau tiada jawab juga
dimana kah kini ...kau berada...?

Waktu terus berlalu melayang pergi
berkejaran dengan sang Surya yang menyinari hatiku
mengharapmu untuk meraih asa yang pernah terbit
bersama sang Pelangi yang tersenyum indah padamu

Mengapa kita pernah berjumpa di saat yang sekejap
namun ...membawa kidung yang menyejukkan kalbu
senandung ombak di laut Parangtritis masih jelas kudengar
saat kau memanggil namaku dalam tawa candamu yang ceria

Mentari pantai Parangtriris .....telah terbenam saat kupeluk mesra bahumu
saat kusandarkan angan dan khayalku di lembut jemarimu
untuk kita bisa bersama dalam suka dan duka
untuk kita bangun bersama rasa bahagia yang ada di hati melatimu

Namun...rencana telah usai berlari
setelah kita wisuda bersama...kau tak lagi nampak di pelupuk hatiku
kau pergi tanpa setahu sang Pelangi yang tertunduk luruh
bercanda dengan hati melatimu yang tersentuh lirih

Mengapa kau pergi tanpa kata dalam kerinduanku
mengapa kau tinggalkan diriku tanpa bisa menjawabmu
aku tak tahu...
apa yang kau cari dari diriku .....yang mendambamu....

hatiku telah kau buai sehingga terlena dalam pasung
jiwaku telah kau gadaikan dalam angan dan khayal yang tak bertepi
bayang mimpimu terus menggoda perjalanan hidupku
kemana ku harus melangkah lagi tanpa dirimu di sisiku....

Kusadar...
kau bukanlah bunga melati harapanku
bunga yang harum dan semerbak mewangi untuk ku
namun...dirimu ada ....untuk sang Pelangi lain yang lebih tegar dari ku...
yang lebih mengerti dan memahami dirimu yang dilanda kasmaran padanya
tanpa pesan jawab dariku yang tersampirkan...hingga kini...

Sudah...sudahlah ...
hati ini kini telah kembali pulang ke langit yang membiru
memancarkan kembali kemilau sang Pelangi sejuta warna
yang akan terus menampakkan kemilaunya di antara awan dan angin yang berhembus...

menyegarkan rerumputan hijau yang mengharap rintik hujan segera mengguyur dirinya....
yang lama terabaikan dalam kesejukan nuansa alam ....
bersenandung riang kembali bersama sebait puisi di pagi nan ceria
di bawah lambaian kemilau sang Pelangi yang tersenyum indah kembali....

Puisi: Kau adalah teman di SMA ku dulu

Puisi: Kau adalah teman di SMA ku dulu
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Kau adalah teman di SMA ku dulu
yang sering memasuki kelas ku ....di IPS 1
di SMAN I Yogyakarta yang tercinta
yang memberikan daku ilmu pengetahuan yang teramat indah

Saat kau melihatku...dan aku memandangmu...
kau tersipu... kau menghindar dari tatapanku yang sendu
engkau adalah anak IPA yang aku kagumi
kau cantik dan menarik relung hatiku yang dirundung rasa sepi ...

Setelah melihatku....
kau sering memasuki kelasku di saat jam istirahat
sering bincang-bincang dengan teman kelasku
namun ...tatapan matamu selalu mencari-cari diriku yang duduk di bangku belakang...

Saat beradu pandang denganku ...
kau berusaha menghindar dan tertawa renyah...
namun ....aku mengerti...di hati indahmu....
kau suka padaku.... aku juga suka padamu....

Senyum indahmu telah melekat erat di dinding hatiku yang bergemuruh
menantikanmu saat jam istirahat berbunyi
duduk di bangku belakang sambil membaca buku pelajaran
saat itulah kau kembali hadir ke kelasku... menatap diriku yang terpesona padamu....

Kau gadis yang lincah dan ayu
aku menyukaimu
namun ...aku tak berani untuk menyentuhmu
karena aku takut ....kegagalan ini kan menyentuhku...
maka...kubiarkan hatiku bersenandung sendiri
tanpa irama dan nada kerinduan yang menghentakku
yang ingin kupersembahkan buatmu ...seorang...

dimanakah kini ...kau berada...?
aku menantimu...

Puisi: Kenangan di SMA

Puisi: Kenangan di SMA
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Saat bel sekolah di SMA berbunyi nyaring...
aku bergegas turun dari lantai 3 kelasku
untuk mengambil sepeda balapku di tempat parkir sepedaku
kau telah menungguku di situ dalam dekap erat tas sekolahmu

Aku terhenyak tak mengira kalau kau telah menungguku
aku semula merasa biasa saja padamu....
namun...kau berusaha mengambil hatiku untuk dirimu
yang selalu menanti dan memandangku saat ku masuk sekolah...

Aku hanya memandangmu ....hemmm biasa saja...
namun...kau terus mencoba meraih hatiku yang dingin membeku
yang tak kuperbolehkan seseorang mengambilnya dari ku
yang ingin kupelihara sendiri tanpa dirimu....

Entah mengapa....
lama-lama aku jadi tertarik padamu
tertarik pada kesetiaanmu...
tertarik pada pengorbananmu ...untukku...
aku jadi lemah dalam ketiada berdayaanku....

masa SMA ...masa yang indah bagiku
masa dimana aku menemukan bunga yang indah di dirimu
yang kau peruntukkan buatku ...seorang saja...
yang membuatku tersanjung padamu....

Kau telah merubah semangatku yang pernah tak peduli
menjadi peduli pada dirimu yang lembut dan menawan
tutur katamu yang santun telah menggoyahkan sendi nadiku
membuatku semakin sayang padamu....

kau telah memberiku pandangan percaya diri yang utuh
yang dulu tak pernah kumiliki
kini aku mengerti mengapa kau ada untukku
karena kau ingin merubahku menjadi yang terbaik bagimu...

Kini kau telah pergi dariku
entah dimana kini kau berada
namun....kenangan indah itu telah membuatku makin mengenal dirimu
mengenal akan keindahan bunga di taman hatiku yang terkagum padamu...

Dimanakah kini kau berada....?
aku merindukanmu....

Puisi: Sahabat SMA ku

Puisi: Sahabat SMA ku
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Saat kukenal dirimu di kelas baru di SMA kita...dulu
kau tampak anggun dan mempesonaku
rambutmu yang sebahu telah merenggut perhatianku
wajahmu yang manis telah menggoda relung hatiku

kau duduk di samping bangku belakangku
tersipu jika kutengok dirimu sesaat....
kadang memalingkan wajah saat kuperjelas diri
tersenyum indah saat kupalingkan diriku ke pelajaran di kelas

Saat indah di sma telah mengenangku sekejap
saat kau tak bisa mengerjakan PR matematika
aku ingin membantumu....
namun..., aku sendiri juga tidak tahu jawabannya...
aku hanya tertunduk malu...tak berani memandang wajah sendumu....

Kini...setelah kau dewasa dan mengenal diriku
kau lebih anggun dari yang kukira
cerdas dan terampil dalam menyelesaikan kuliahmu
aku jauh tertinggal darimu
aku terkagum pada mu...

Kini ...kau hadir kembali di hatiku
hati yang pernah berhenti di jalan sunyi yang panjang
yang kering dan tandus
tanpa sentuhan lembut dari bunga yang indah mewangi

Senyummu telah menerbangkan bayang khayalku ke masa lalu
saat kau dan aku satu kelas di sma
saat kau tertunduk malu karena kujabat erat tanganmu
saat kukenalkan diri padamu yang membuat hatiku bergelora...

Saat itulah...benih-benih cinta telah tersemaikan di gurun yang tandus
namun...kau tak menanggapinya dengan ketulusanmu
kau hanya ingin bersahabat baik denganku yang mengagumimu
hingga kita sama-sama selesai kuliah dan bekerja....

Bunga ini telah terbang bersama anganku yang melayang
yang tak dapat menggapai hati indahmu
yang tak dapat meraih jemarimu yang lentik
namun ...aku bahagia...karena kau telah menemukan taman hati untuk bungamu yang indah
yang kau pupuk dengan cinta kasihmu yang terdalam ...

Biarlah aku tetap menyendiri dalam sepi
bunga ini telah lepas dari genggamanku
dan aku telah menyadarinya
bahwa kau ...bukanlah untukku...tetapi untuknya...kerinduanmu....

Salam persahabatan selalu dariku...untukmu..., sahabat SMA ku...

Rabu, 20 Januari 2010

Puisi: Tambatan hati telah tergapaikan

Puisi: Tambatan hati telah tergapaikan
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Tambatan hati telah tergapaikan
oleh jejak hati di pasir putih yang menepi
yang selama ini terus kau impikan
dalam bayang semu keindahannya....

Nyanyian rindu terus berkumandang
menyusuri lereng dan bukit perasaan hati
terbang melayang hingga ke langit yang membiru
dan menyatu dalam kerlap kerlip sang Bintang yang bercahaya

Akan kah hati kita terus bergelora dalam nada cinta
yang kau semaikan dalam kerinduan bisik mesra mu
yang kau sampirkan dalam senandung rindu mu
yang membuat diriku melambung hingga ke awan yang berarak...

Nama indahmu telah kutorehkan dengan indah di dinding hatiku
yang tak kan terhapuskan oleh sinar sang Mentari
yang tak kan tergerserkan oleh sapuan ombak di pantai
kan tetap kokoh bagai batu karang di laut yang menghadang

Rona wajahmu tak kan memudar dalam cahaya sang Purnama
tetap seperti yang dulu....cantik dan manis
seperti hatimu yang lembut dan tegar
dalam menggapai impianmu yang setinggi langit
hingga sang Pelangi terpana dalam mimpinya....

Tambatan hati telah kau ikat erat di relung kalbumu
yang tak kan terlepas oleh semilirnya sang Bayu
yang tak kan hancur oleh bisik lembut sang hujan yang rintik ke bumi
hingga kau semaikan dalam ruas-ruas dinding hatimu
yang mendambanya hingga akhir jaman.....yang kan tersemaikan....

Puisi: Pelangi telah tersenyum kembali

Puisi: Pelangi telah tersenyum kembali
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Sang Pelangi telah tersenyum kembali
berkilau dan berwarna warni
merah, kuning, hijau dan biru
semuanya semarak dan bercahaya

Sang Bidadari telah melambaikan tangannya
merengkuhnya dalam ketulusan yang sehati
menggapai asa yang tak membias lagi
menyusuri rasa rindu yang tersemaikan

Sang Tupai dan Kelinci telah bersanding dengan ceria
bersenandung irama cha-cha-cha dalam kebahagiaan
melantukan nada-nada kehangatan cinta
dalam bayang sang Purnama yang merindu

Rerumputan yang menyegarkan telah mulai berseri lagi
membiarkan sang kuda berkejaran dengan pasangannya
melepaskan lelah dalam penantian yang meletihkan hati
dan Pucuk Pinus pun terus bernyanyi dalam semilirnya sang Bayu yang tersipu

Gunung dan ngarai telah berjanji seia sekata
tak kan lagi bertengkar dalam indahnya hati yang telah menyatu
tak kan lagi saling marah dan saling melukai hati yang terangkai kata indah
semuanya menyadari bahwa saling memahami adalah kata bijak
daripada membiarkan dirinya tertusuk duri bunga mawar yang merekah....

Senyum sang Pelangi kembali bersemi
membuat mekar bunga Melati yang tersipu
yang mendamba sang Awan kan terus memayungi

Puisi: Senyummu menyadarkanku

Puisi: Senyummu menyadarkanku
Oleh: Andin Adyaksantoro
andinadyaksantoro@ymail.com
http://pelangipelangiku.blogspot.com/


Senyummu menyadarkanku kembali
dari rasa keterpurukan yang melanda jiwaku
yang merubah rasa sedihku menjadi ceria kembali
saat kau sajikan senyum terindahmu kepadaku

Saat kau marah kemarin ....kini rasa itu telah berlalu ...
saat kau melukai hatiku....kini telah menghilang ....
kini adalah saat yang terindah bagiku
saat kau membagi senyummu untuk ku yang mulai menggeliat tersipu

Kau sandarkan kata indah dalam kemesraanmu
yang melantunkan senandung rindu kepadaku
yang kemarin pernah hilang dari kharismamu
karena kau telah meninggalkanku ...pergi...

Kini kau merengkuhku kembali dalam pelukmu
erat dan hangat menyejukkan jiwaku
terasa kedamaian merayapi sendi kalbuku
membuatku tersadar bahwa kau masih disampingku

Kini senyumku kembali bergulir dalam terpaan sang Mentari pagi
yang merangkulku untuk bercanda tawa lagi
denganmu yang ada disampingku ...kini
dalam senyum mu yang cantik dan manis...
selembut bunga Melati di taman sang Bidadari....

Kini ....tiada lagi gundah di hati sang Pelangi
yang merasa tersendirikan dalam angan
yang dulu terasa terabaikan dalam rindu
kini telah hadir senyummu yang menyadarkanku
bahwa kau selalu ada di senyum terindahku....