Selasa, 03 November 2009

Mengapa Wanita tersenyum melihat pria ganteng...

Oleh : Andin Adyaksantoro

( sekedar humor )

1. karena dia tertarik pada kegantengannya....
2. merasa ada yang memaksa dirinya, sehingga dia harus tersenyum...
3. kagum akan ketampanannya dan kegagahannya...
4. heran, kog belum ada pria seganteng itu, tidak seperti pacarnya yang hitam manis...
5. ada rasa bagaimana gitu lho..., sehingga dia ingin mendekat, tapi ada rasa malu nich...
6. merasa ada yang lucu dengan pria ganteng tersebut, mungkin kumisnya yang tebal sebelah...
7. dia melihat pria yang pernah mencuri hatinya mendatanginya untuk mengembalikan hatinya yang pernah dicurinya...
8. pria ganteng itu ternyata ....gila....
9. pria ganteng itu...tunduk dan berlutut padanya..., untuk menyatakan cinta padanya...
10. pria ganteng itu terjatuh tengkurap dan memohon padanya, agar jangan menginjak badannya...
11. pria ganteng itu ternyata pacarnya yang pernah di putusnya 3 x tapi ...nyambung lagi...
12. pria ganteng itu ternyata teman selingkuhannya yang ketahuan pacar aslinya...
13. pria ganteng itu ternyata bisa melucu dan humor seperti pelawak profesional.....
14. pria ganteng itu ternyata calon suaminya...
15. pria ganteng itu menerima cintanya...

Tersadar aku....

Oleh : Andin Adyaksantoro

tersadar aku dari mimpiku...
yang kelam, hitam dan gelap...
yang menutup semua pori-pori kalbuku...
menunda langkahku yang gontai...

detik telah berlalu berganti menit...
kau datang tanpa senyum ...
tanpa keceriaan...
dan tanpa jawaban...

sebuah hati tanpa cinta...
sebuah cinta tanpa hati...
telah menapak langkahku ke depan...
menuju ke mimbar kebebasan... .

pergilah ke mata hatimu...
di sanalah kau dapatkan cinta itu...
yang lama terpendam dalam jurang kenikmatan.. .
dan tingginya puncak kemesraan...

aku tak mempedulikanmu lagi...
semua terserah padamu...
kau sudah dewasa...
mampu tuk mandiri...

Senin, 02 November 2009

Sekedar cerita...

Oleh : Andin Adyaksantoro

1) temanku kedatangan tamunya yang ternyata pernah jadi pimpinannya, ketika itu, pimpinannya pingin nginap di rumahnya temanku tersebut. Karena tempat tidur cuma satu, maka tamunya dipersilahkan untuk tidur di kasurnya, sedangkan temanku, tidur di kamar lain, di ruang tamu, dengan beralaskan karpet, dan di atas karpet itu ada mesin menanak nasi 'magic jar'. Karena biasanya, temanku tidur ditemani oleh Kipas angin, namun, karena tempat tidurnya dipakai tamunya, maka temanku tidur dengan memeluk 'magic jar', alasannya agar badan terasa hangat dan tidak kedinginan.....


2) Temanku yang hidupnya sendirian, selalu memasak sendiri nasinya dan hanya membeli sayur di warung makan, bila memerlukan sayur, sedangkan lauknya adalah ikan teri, yang di bawa dari kampungnya. Suatu ketika, dia kedatangan temannya. Karena sudah waktunya makan, maka temanku menawari temannya makan, namun temannya bilang sudah makan, jadi temanku hanya makan sendirian saja. Tiba-tiba datang kucingnya, yang bernama King Kong. Si King Kong mengeong-ngeong, minta makan, lalu temanku mengambil lauk ikan teri dan nasi yang dicampur dan dijadikan satu dengan beralaskan kertas putih, lalu makanan tersebut diberikan kepada kucingnya, King Kong, karena bulunya berwarna hitam campur putih. Temannya temanku, melihat lauk yang diberikan kepada kucingnya heran, lalu bertanya kepada kawanku tersebut. "Lho, kucingmu lauknya apa, dan kamu apa juga lauknya ?", dijawab oleh temanku, bahwa lauknya adalah ikan teri, yang juga dimakan oleh temanku tersebut. Temanku bilang kepada kawannya, "Aku kembaran lauknya dengan kucingku, King Kong....". Temanku jadi heran dan terkejut. Kog bisa-bisanya sama kembaran lauknya....

Ayah...

Oleh : Andin Adyaksantoro

Ayah...
kau begitu tegas dan disiplin...
selalu memberikan yang terbaik untukku...
selalu memperhatikan diriku meski aku kadang tak mempedulikanmu...
membuatku semakin kagum padamu....

Ayah...
betapa banyak kau pergunakan waktumu...
untuk mendidik dan mengayomiku....
untuk menjadi orang yang berpikir dan bersikap kesatria...
menjadi orang yang tegar dalam hidup....

Ayah....
belaian kasih dan sayangmu telah membuatku semakin kuat...
untuk menjalani kehidupan ini dengan penuh harap...
mewujudkan cita dan asa ....
dalam meraih kebahagiaan hidup....

Ayah...
betapa aku merindukanmu....
merindukan semangat yang tak pernah padam darimu...
semangat yang terus menyala dan berkobar...
semangat yang membuatku semakin percaya diri....

Ayah...
betapa aku mensyukuri segala karunia-NYA kepadaku...
yang telah memberikan ku seorang ayah yang terbaik...
yang pernah diberikan oleh-NYA kepadaku...

terima kasih ya Allah...

Ibuku....

Oleh : Andin Adyaksantoro

Sering aku membantahmu...
kadang aku tidak membantumu...
sering aku pergi begitu saja, tanpa pamit padamu...
namun, kau tak pernah marah padaku....

Ibuku....
kau begitu menyayangiku....
selalu membelaiku dan melindungiku....
selalu memberikan apa yang kuminta...
sehingga membuatku bahagia....

Ibuku...
sejak kecil kau didik aku dengan kelembutan...
kau besarkan diriku dengan senyummu....
kaulah yang selalu memberiku motivasi dan semangat hidup...
kaulah Pahlawanku, panutan hidupku....

Tuhanku...

Oleh : Andin Adyaksantoro

Tuhanku...
malam ini hamba bersujud kepada-Mu...
untuk memohonkan ampun kepada kedua orang tua hamba...
juga kepada keluarga besar hamba...
yang telah banyak berbuat salah kepada-Mu....

Tuhanku....
hamba hanyalah mahluk-Mu...
yang tiada daya dan tiada kekuatan....
berilah hamba ampunan-Mu....

Tuhanku...
berilah hambamu ini hati yang bersih...
hati yang sebening embun dan sewangi melati...
hati yang mampu mengerti akan makna dan hidayah-Mu...

Tuhanku...
hamba bersujud kepada-Mu...
memohon kepada-Mu....
agar Engkau berikan rejeki dan kesehatan kepada hamba dan keluarga hamba...
karena Engkau lah yang Maha Kuasa dan Maha Bijaksana atas semua mahluk-Mu...

Amien...

Dua Angsa...

Oleh : Andin Adyaksantoro

berkejar-kejaran...
saling beterbangan...
saling mematuk....
saling memeluk....

satu angsa menjulurkan lehernya...
yang satu lagi...
merangkul lehernya...
bersatu, berpadu...
saling mengaitkan diri....

saling merindukan...
saling mengasihi...
saling silang....
saling membutuhkan....